
Ilustrasi Mudik. Jatimnet.Com/Dokumen
JATIMNET.COM, Surabaya – Warga Jawa Timur yang merantau ke Jakarta tidak dapat menikmati mudik gratis 2022 oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sebab, tujuan yang ditentukan hanya ke Jawa Barat dan Jawa tengah. Ini karena rencana anggarannya terbatas dan masa persiapannya yang tidak lebih dari satu bulan.
Untuk anggaran, pihak Kemenhub telah mengalokasikan sebanyak Rp 10 miliar. Karena antusiasme mudik gratis dinilai cukup tinggi, maka anggaran itu akan ditambah menjadi Rp 20 miliar. “Diupayakan tambah lagi, minimal sama (Rp 10 miliar). Rencananya begitu,” tulis Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seperti dikutip dari kanal YouTube Kemenhub RI, Kamis (14/4/2022).
BACA JUGA : Pemudik Diprediksi Tembus 79 Juta, Ini Persiapan Kemenhub
Dana sebanyak itu direncanakan dapat mengangkut 10.500 penumpang dengan jumlah armada 350 unit bus saat mudik dan balik Lebaran. Adapun perjalanan mudik akan dilangsungkan antara tanggal 27, 28, dan 29 April mendatang. Untuk pendaftarannya dimulai pekan depan secara daring atau manual.
Calon pemudik dapat menikmati mudik gratis setelah melengkapi sejumlah persyaratan, di antaranya :
1. Peserta/penumpang wajib mempunyai identitas kependudukan yang sah (KTP dan KK),
2. Sudah divaksin dosis 1,2, dan booster. Bagi yang sudah mendapatkan suntikan vaksin lengkap maka tidak perlu membawa hasil tes swab antigen,
3.Bagi yang baru divaksin 1 maupun 2 wajib membawa hasil tes swab antigen,
4. dan Wajib mengunduh aplikasi Peduli Lindungi.
BACA JUGA : Jelang Mudik Lebaran 2022, Menteri PUPR Pastikan Kesiapan Jalan Nasional dan Jalan Tol
Dilansir dari Kompas.Com, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan bahwa laman pendaftaran online sempat error akibat banyak diakses dalam waktu yang serentak. Kondisi ini dinyatakan sebagai tanda tingginya antusiasme perantau untuk menikmati program mudik gratis Lebaran 2022.
“Betul saya tambah lagi dananya. Permintaan Pak Menteri setelah (melihat) minat (mudik gratis Kemenhub) banyak, uar Budi.