Jumat, 20 March 2026 22:00 UTC

Aktivitas di Bandara Juanda yang meningkat di masa mudik Lebaran. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya — Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur udara mulai menunjukkan peningkatan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Selama periode angkutan Lebaran pada 13 hingga 18 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 266.910 orang.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 2,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini juga diikuti oleh peningkatan aktivitas penerbangan yang mencapai 1.808 pergerakan, atau naik sekitar 2,8 persen.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyebutkan tren ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi udara saat mudik Lebaran.
“Selama sepekan masa mudik Lebaran ini jumlah penumpang meningkat. Rata-rata jumlah penumpang sekitar 44.000 per hari dengan rata-rata penerbangan 301 pergerakan,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026.
Lonjakan pergerakan penumpang tertinggi terjadi pada 14 Maret 2026, dengan jumlah mencapai 47.547 orang dalam sehari. Angka tersebut menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dari sisi tujuan perjalanan, rute domestik masih menjadi pilihan utama para pemudik. Tiga rute dengan jumlah penumpang tertinggi masing-masing menuju Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 50.030 penumpang, kemudian Bandara Sultan Hasanuddin dengan 29.065 penumpang, serta Bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak 28.250 penumpang.
BACA: Mobil Terbalik di Dharmahusada Surabaya, Diduga Pengemudi Sopir Lansia Mengantuk
Kondisi ini menunjukkan bahwa jalur udara tetap menjadi pilihan favorit masyarakat untuk perjalanan jarak jauh, terutama karena faktor kecepatan dan efisiensi waktu.
Pihak bandara memastikan seluruh layanan selama periode angkutan Lebaran berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Kesiapan operasional menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus mudik.
“Hingga saat ini pelayanan selama masa angkutan Lebaran berjalan dengan baik dan lancar,” tambah Tohir.
Peningkatan jumlah penumpang diperkirakan masih akan terus terjadi hingga mendekati puncak arus mudik Lebaran. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memilih pulang kampung menggunakan moda transportasi udara.
BACA: Penerbangan Surabaya–Bali Ditutup Saat Nyepi, 30 Pergerakan Pesawat Terdampak
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk mengantisipasi kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk. Penumpang disarankan datang lebih awal, sekitar dua hingga tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
Selain itu, penumpang juga dianjurkan memanfaatkan layanan check-in online maupun fasilitas self check-in guna mempercepat proses keberangkatan.
Dengan tren peningkatan yang terus berlanjut, Bandara Juanda diperkirakan akan menghadapi lonjakan penumpang yang lebih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
