Logo

Penimbunan Pertalite di Probolinggo Terbongkar, Begini Motifnya

Reporter:,Editor:

Jumat, 01 May 2026 03:00 UTC

Penimbunan Pertalite di Probolinggo Terbongkar, Begini Motifnya

Keberhasilan aparat Satreskrim Polres Probolinggo dalam mengungkap kasus dugaan penimbunan BBM bersubsidi mendapat apresiasi dari Polda Jatim. Penyerahan penghargaan berlangsung di Mapolda Jatim, Kamis, 30 April 2026. Foto: Polres Probolinggo.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur dan polres jajaran membongkar 66 kasus penyalahgunaan energi bersubdisi sejak Januari hingga April 2026.

Pengungkapan kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, salah satunya, berlangsung di Kabupaten Probolinggo.

Dalam kasus ini, petugas Satreskrim Polres Probolinggo menyita sejumlah barang bukti berupa BBM bersubsidi yang telah disalahgunakan. Tidak ketinggalan, beberapa orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kapolres Probolinggo, M Wahyudin Latif mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan diketahui, penyalahgunaan BBM subsidi ini dimulai dari pembelian Pertalite di SPBU. Teknisnya, pelaku menggunakan barcode yang telah disiapkan.

BACA: ‎Polisi Bongkar Penimbunan Pertalite di Probolinggo, Tujuh Orang Diamankan

‎‎Setelah itu, BBM tersebut dipindahkan dari tanki kendaraan ke jeriken dengan bantuan selang dan pompa listrik. Pemindahan itu dilangsungkan di lokasi yang sepi.

‎‎Untuk mengelabui petugas, pelaku kemudian kembali membeli BBM di SPBU lain menggunakan barcode berbeda. Barcode itu disesuaikan dengan nomor polisi kendaraan yang digunakan.

‎‎Wahyudin mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kerja sama dan kesigapan seluruh anggota di lapangan.

‎‎“Ini adalah hasil kerja kolektif anggota kami yang terus berupaya menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran,” ujarnya, Jumat, 1 Mei 2026.

‎‎Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan terhadap potensi penyimpangan, khususnya yang menyangkut kebutuhan vital masyarakat.

‎‎“Penindakan akan terus kami lakukan secara konsisten dan tegas demi menjaga keadilan distribusi energi,” tambahnya.