Senin, 15 June 2026 09:30 UTC

Minyak goreng refill yang dibeli warga di Pasar Srimangunan, Sampang terpasang label isi bersih yang diduga palsu. Foto: Anas for Jatimnet.com.
JATIMNET.COM, Sampang – Minyak goreng (migor) kemasan isi ulang atau refill salah satu merek yang dijual di Pasar Srimangunan, Kabupaten Sampang terindikasi tidak sesuai takaran.
Dugaan itu diungkap Anas, 43 tahun, warga Kecamatan Torjun, Sampang. Ia menuturkan, isi bersih yang tertulis pada kemasan migor merek tertentu itu tercatat 1000 mililiter atau 1 liter.
Tulisan tersebut tercantum pada stiker berwarna putih yang ditempel pada kemasan refill. Praktik ini diduga sengaja dilakukan oleh pihak tak bertanggungjawab untuk memanipulasi volume migor tersebut.
“Di kemasan ukuran sebenarnya 900 ml tapi ditempel stiker bertuliskan 1 liter dan setelah ditimbang lagi, benar saja berat aslinya 900 ml," ungkap Anas kepada wartawan, Senin, 15 Juni 2026.
Indikasi praktik curang dalam penjualan itu diketahui Anas setelah membeli sekardus migor di salah sau Pasar Srimangunan dengan harga Rp242 ribu.
Ia mengungkapkan, ketidaksesuaian antara volume migor dengan tulisan di stiker sudah pernah dialami sebelumnya. "Kejadian ini sudah yang kedua kalinya, dulu saya beli minyak goreng di kios itu juga seperti ini," katanya.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang Syamsul Bahri mengatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Pengecekan di lapangan akan dijalankan.
Apabila informasi yang disampaikan warga benar, pihaknya tidak akan segan untuk memberikan teguran dan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku terhadap penjual atau pemilik kios.
“Kami akan kroscek ke pasar untuk memastikan kebenaran informasi itu, kalau memang terbukti akan ditindak tegas," kata Syamsul.
