Versi Bloomberg

Pendiri Gojek Masuk 50 Sosok Menginspirasi 2018

Hari Istiawan
Hari Istiawan

Senin, 10 undefined 2018 - 12:19

JATIMNET.COM, Surabaya – Pendiri seklaigus CEO Aplikasi Gojek, Nadiem Makarim masuk dalam deretan 50 sosok yang menginspirasi tahun 2018 versi Bloomberg. "The Bloomberg 50" berisi sosok-sosok ternama dalam bidang binis, hiburan, keuangan,politik, hingga ilmu pengetahuan dan teknologi.

Mengutip situs resminya Bloomberg, layanan "berbagi aplikasi" Go-Jek yang berbasis di Indonesia, yang awalnya fokus pada pemesanan ojek online ini telah berkembang menjadi berbagai aplikasi untuk memesan makanan, membayar tagihan, hingga pembersihan rumah.

“Tidak ada aplikasi lain yang telah mengubah kehidupan kota Indonesia dengan cepat dan dalam seperti Go-Jek,” tulis Bloomberg dikutip jatimnet.com.

Makarim, lulusan Sekolah Bisnis Harvard, mulai fokus mengembangkan Gojek pada 2015. Sekarang Go-Jek tengah mengembangkan bisnisnya ke Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. 

Sepak terjang Nadiem Makarim tersebut membuat Bloomberg menyandingkan namanya dengan presiden Mexico Andres Manuel Lopez Obrador, pendiri Spotify Daniel Ek, pop star Taylor Swift dan grup idol Kpop BTS.

BACA JUGA: Situs Belanja Online Pemuda Kalimantan Masuk 10 Besar

Mengutip Antara, Nadiem dalam acara Google for Indonesia yang digelar di Jakarta, pekan lalu, Selasa (4/12), mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan proses belajar yang panjang.

"Jika saya harus memilih hal utama yang saya pelajari adalah pentingnya orang," ujar Nadiem yang juga menerima penghargaan "Asian of The Year", individu paling berpengaruh di Asia oleh The Strait Times pada 2016.

Menurut dia, meski sebuah startup telah memiliki cukup pendanaan atau produk teknologi yang berkualitas, namun keputusan untuk menaruh orang yang tepat untuk mengurus hal tertentu menjadi krusial.

"Tidak memaksa orang untuk melakukan sesuatu yang mungkin dia bagus dalam hal itu, tapi hal yang dia sangat memiliki passion di dalamnya," kata Nadiem.

Seiring dengan bisnis yang mulai berkembang, startup akan berpikir tentang "matematika," namun Nadiem menekankan bahwa hal tersebut harus diiringi dengan rasa bersyukur, dan sikap untuk terus belajar.

BACA JUGA: Satu Juta UMKM Jatim Dipersiapkan Masuk Marketplace

Saat ditanya tentang tips bagi mereka yang ingin memulai startup, Nadiem menyebut tiga hal. Pertama adalah "mencoba untuk tidak terlalu banyak mendengar ahli, termasuk saya," ujar Nadiem.

"Mulai saja dulu, jika kamu tidak mulai kamu tidak akan berada di sana," sambung dia.

Selanjutnya, Nadiem berpesan kepada anak muda untuk tidak menjadi orang lain. "Banyak anak muda yang punya mimpi "oh saya ingin seperti dia." Kamu sebenarnya punya kesempatan sukses lebih besar jika kamu memecahkan masalah di sekitarmu dengan tindakan," kata dia.

"Ketiga, tanya apa pun, jangan mudah percaya apa yang orang lain katakan, riset, eksperimen, dan tes," tambah dia.

Baca Juga

loading...