Minggu, 26 April 2026 08:40 UTC

Imam Syafi’i bersama cucu dan istrinya saat ditemui di rumahnya. Foto: Faizin
JATIMNET.COM, Jember — Metode menabung yang dilakukan Imam Syafi’i (58) terbilang tidak biasa. Warga Kecamatan Umbulsari, Jember, itu memilih mengumpulkan koin Rp1.000 selama 14 tahun hingga akhirnya mampu menunaikan ibadah haji.
Ia memulai kebiasaan tersebut sejak 2012, saat menyadari bahwa biaya haji sulit dipenuhi secara sekaligus. Ia kemudian mengubah strategi ke pola menabung kecil namun konsisten.
“Awalnya saya berpikir, kalau harus punya uang sebanyak itu rasanya berat. Akhirnya saya putuskan menabung sedikit demi sedikit pakai koin Rp1.000,” ujar Imam saat ditemui di rumahnya, Minggu, 26 April 2026.
Setiap kali memiliki uang lebih, Imam langsung menyisihkan dalam bentuk koin. Ia bahkan menukar uang kertas menjadi koin demi menjaga konsistensi metode tabungannya.
Ia menyimpan koin dalam berbagai wadah seperti toples dan plastik. Menurutnya, penggunaan koin juga lebih aman dibandingkan uang kertas yang rentan rusak.
Selama proses menabung, Imam tidak melakukannya setiap hari. Namun, ia memastikan setiap ada pemasukan, sebagian tetap disisihkan.
Kedisiplinan tersebut membuahkan hasil. Dalam 14 tahun, ia berhasil mengumpulkan sekitar Rp20–22 juta dalam bentuk koin dengan total berat mencapai 107 kilogram.
“Waktu dihitung, sampai memenuhi satu ruangan. Kami butuh lima orang dan dua hari untuk menghitungnya,” katanya.
Untuk menutup kekurangan biaya, ia memanfaatkan tabungan lain serta bantuan pinjaman. Kini, ia dijadwalkan berangkat haji pada Mei 2026.
Metode sederhana yang ia lakukan menunjukkan bahwa kebiasaan kecil, jika dilakukan secara konsisten, dapat menghasilkan pencapaian besar.
