Logo

Gantikan Ibu yang Wafat, Relawan Ambulans Ini Siap Berangkat Haji

Bersama ayahnya tergabung dalam kloter 65 Embarkasi Surabaya
Reporter:,Editor:

Selasa, 21 April 2026 01:00 UTC

Gantikan Ibu yang Wafat, Relawan Ambulans Ini Siap Berangkat Haji

Muhammad Faris, sopir relawan ambulans di Mojokerto saat menunjukan bukti pelunasan haji. Ia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci bersama sang ayah pada 6 Mei 2026. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Musim haji tahun ini bakal menjadi momentum mengharukan bagi Mohammad Faris, 42 tahun. Ia bersama sang ayah, Mohammad Faqih yang tergabung dalam kloter 64 Embarkasi Surabaya dijadwalkan terbang ke Tanah Suci Mekah pada Rabu, 6 Mei 2026.

Keberangkatan pria yang saban hari berjualan sayur ini sejatinya menggantikan Nur Hamidah, ibunya yang telah meninggal dunia.

Pada tahun 2012, almarhumah bersama suaminya telah mendaftarkan diri naik haji. Namun, takdir berkata lain. Nur Hamidah lebih dulu menutup mata saat masa tunggu haji berlangsung.

BACA: Nabung Puluhan Tahun, Pasutri Penjual Pisang Berhak Berangkat Haji 

Rencana pasangan suami istri ini untuk menjalankan rukun Islam ke-5 tak kesampaian. Faris akhirnya menggantikan ibunya pergi haji untuk mendampingi ayahnya.

"Alhamdulillah jadwal pemberangkatan haji orang tua saya tahun 2026. Saya ikut pelimpahan menggantikan ibu, tidak menyangka juga saya bisa berangkat haji tahun ini. Semua berkat orang tua," kata Faris, Selasa 21 April 2026.

Kesempatan naik haji di luar dugaan Faris. Warga Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto ini tak menyangka bakal menjalankan serangkaian ibadah di Tanah Suci yang selama ini hanya menjadi angan-angannya.

BACA:Belum Siap dan Belum Diganti Ahli Waris, 269 Calon Jemaah Haji Lamongan Tahun 2025 Diganti Cadangan

Apalagi, kehidupan pria yang juga aktif sebagai sopir ambulans sebuah komunitas relawan sosial ini terbilang sederhana. Bahkan, ia sama sekali tidak mengetahui kedua orang tuanya telah mendaftar haji 14 tahun silam.

"Ini sangat tidak bisa dibayangkan karena punya angan-angan berangkat haji. Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat haji bersama orang tua dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya," ungkapnya.

Menjelang keberangkatan haji, Faris memastikan seluruh persiapan telah rampung. Mulai dari dokumen perjalanan seperti paspor dan visa hingga perlengkapan ibadah telah disiapkan dengan baik. Kondisi kesehatannya pun dinyatakan memenuhi syarat untuk berangkat.

"Untuk cek kesehatan dan semua tahapan sudah terlampaui dengan baik. Saya dinyatakan sehat dan bisa berangkat tahun ini," jelasnya sembari menyatakan bahwa dirinya dan sang ayah telah melunasi biaya perjalanan haji.