JATIMNET.COM, Surabaya – Pemkot Surabaya bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Group melepaskan sebanyak 15.000 bibit ikan Nila di Kalimas Surabaya. Pelepasan ini menyusul pelepasan 3.000 bibit ikan yang dilakukan beberapa hari sebelumnya di tempat yang sama.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkot Surabaya, Joestamadji mengatakan bahwa pelapasan bibit ikan ini untuk menguji tingkat pencemaran dan polusi di Kalimas.

“Kami ingin mengembangbiakkan ekosistem sungai dengan melepaskan ribuan ikan. Selain itu juga untuk menguji apakah sungai (Kalimas) tercemar atau tidak,” kata Joestamadji saat dijumpai usai pelepasan ikan di Kalimas, Minggu 13 Januari 2019.

Joestamadji menerangkan sebelumnya Pemkot Surabaya sudah melepas 3.000 ikan di sungai tersebut untuk menguji ekosistem. Sejauh ini ikan yang dilepas pemkot tersebut mampu bertahan dan diteruskan dengan pelepasan ikan bersama Pelindo III Group.

BACA JUGA: Kalimas Pun Bisa Secantik Cheongyecheon

Menurutnya, apabila ikan berkembang biak, Kota Surabaya memiliki kualitas air yang cukup baik untuk pengembangan ekosistemnya.

“Dengan menyebar bibit ikan, kita dapat mengetahui, dan membuktikan bahwa polusi dan pencemaran di Kalimas sangat rendah,” tambahnya. Pemkot juga berharap ke depan akan terus melakukan upaya penambahan ekosistem Sungai Kalimas.

Sementara itu, Direktur SDM Pelindo III Toto Heliyanto menyatakan bahwa pelepasan bibit ikan Nila ini agar ekosistem Sungai Kalimas makin beragam.

“Kami memiliki tanggung jawab dalam menjaga ekosistem biota laut maupun sungai,” terang Toto Heliyanto di sela HUT bersama tiga anak perusahaan, PT Terminal Teluk Lamong (TTL), PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI), dan PT Pelindo Marine Service (PMS) di Kalimas samping Monumen Kapal Selam.