Pemkot Probolinggo Temukan Hewan Kurban tak Layak Jual

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Kamis, 8 Agustus 2019 - 19:37

JATIMNET.COM, Probolinggo – Petugas gabungan yang terdiri atas Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo dibantu kepolisian menjumpai pedagang yang menjual ternak tak layak untuk dijadikan kurban.

Salah satunya adalah domba yang ditemukan belum cukup umur hingga tengah sakit mata saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar hewan. Sidak dilakukan di sejumlah titik seperti di Jalan Tjokroaminoto Kecamatan Kanigaran, Jalan Hayam Wuruk Kecamatan Mayangan dan di Daerah Kecamatan Kedupok.

“Kami meminta pedagang tidak menjual hewan yang belum layak. Kambing minimal umurnya harus satu tahun, untuk domba minimal berusia enam bulan dan sapi, minimal umurnya harus lebih dari dua tahun,” kata Wakil Wali Kota Probolinggo, M Soufis Subri, dalam memimpin sidak, Kamis 8 Agustus 2019.

BACA JUGA: Pengiriman Sapi dari Madura ke Probolinggo Naik 20 Persen

Temuan adanya hewan ternak yang tidak layak jual tersebut ada di lapak Jalan Tjokroaminoto Kecamatan Kanigaran. Sedangkan di lapak lain, mayoritas hewan ternak masih layak jual.

Selain itu, Subri juga mengingatkan pedagang agar tidak menjual hewan kurban yang tengah sakit. Apabila nantinya diketemukan, pemkot akan memberi sanksi kepada pedagang yang melanggar.

Dalam sidak yang berlangsung sekitar dua jam itu, selain pemeriksaan kesehatan hewan, petugas juga memberi vitamin dan antibiotik agar kesehatan hewan kurban terjamin.

BACA JUGA: Pink Eye Dominasi Penyakit Ringan Hewan Kurban di Kabupaten Mojokerto

“Sidak ini untuk sebagai antisipasi, agar hewan yang dijual benar-benar terjamin kesehatan dan layak. Kami ingatkan kepada pedagang agar tidak menjual hewan kurban yang belum poel (belum cukup umur) maupun sakit,” tegas Subri.

Sebagai informasi, data dari Dinas Peternakan jelang hari raya iduladha tahun 2019, jumlah penjual hewan kurban di Kota Probolinggo mencapai 54 titik. Pada tahun sebelumnya jumlah penjual ternak kurban hanya 38 titik.

Begitu pula hewan kurban yang dijual tahun ini mencapai 1.549 ekor atau naik 74 persen dibanding tahun sebelumnya, yang terjual 888 ekor kambing, domba maupun sapi.

Baca Juga

loading...