Pelabuhan Benoa Bali Siap untuk Bersandar Kapal Pesiar

Baehaqi Almutoif
Baehaqi Almutoif

Senin, 11 Maret 2019 - 17:34

JATIMNET.COM, Surabaya - Pelabuhan Benoa Bali telah merampungkan pengerukan dan pendalaman alur dari minus 9 Meter low water spring (LWS) atau rata-rata muka air laut menjadi minus 12 Meter LWS. Pelabuhan di bawah pengelolaan PT Pelindo III itu kini telah siap untuk bersandar kapal pesiar dengan ukuran panjang lebih dari 350 Meter.

“Dengan adanya revitalisasi tersebut, tentunya akan menambah minat kedatangan kapal pesiar karena dari sisi keamanan dan kenyamanan akan terjamin,” ujar Direktur Teknik Pelindo III Joko Noerhudha tertulis, Senin 11 Maret 2019.

Revitalisasi ini, lanjutnya tidak hanya pendalaman alur saja. Tetapi juga turning basin atau area untuk berputar kapal juga diperlebar, dari 300 meter sekarang menjadi 420 meter. Kemudian lebar di kolam timur dari awal 150 meter sekarang telah menjadi 200 meter, dan untuk kolam barat dari 150 meter menjadi 330 meter.

BACA JUGA: Sampah Bikin Tiga Kapal Pesiar Batal ke Lombok

Selain penambahan itu, Joko Noerhudha menyebutkan, serangkaian peningkatan fasilitas pelabuhan khususnya terkait dengan gedung terminal penumpang turut ditambah. Saat ini tengah dibangun untuk menambah kapasitas gedung terminal penumpang yang semula 900 orang, bakal diperbesar hingga menampung 3.500 orang.

Ditargetkan pembangunan gedung terminal penumpang kapal pesiar di benoa akan selesai semester dua tahun 2019. Hingga sekarang progress pembangunan fisik bangunan telah mencapai 58 persen.

Sementara itu, Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho Pranatyasto menambahkan, dengan rampungnya pengerukan kolam dan pendalaman alur, akan meningkatkan jumlah kunjungan kapal pesiar. Bahkan, kapal pesiar tersebut tidak hanya transit namun pelabuhan Benoa akan menjadi home port cruise.

"Kami berharap dengan menjadi home port cruise tersebut tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian di Bali karena ini memiliki multiplier effect cukup besar. Saat kapal pesiar bersandar di pelabuhan, maka tentunya bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya," kata Toto.

BACA JUGA: Sebanyak 153 Kapal Pesiar Akan Bersandar di Pelindo III

Selain itu, untuk mendukung Pelabuhan Benoa menjadi rumah bagi kapal pesiar tersebut, pihaknya juga sedang melakukan pengembangan lain. Di antaranya penataan kembali zona peruntukan kapal wisata, BBM dan Gas, perikanan, serta pembangunan terminal internasional dengan melakukan beautifikasi kawasan pelabuhan dengan sentuhan artistik khas Bali.

Sementara hingga 2018 jumlah kunjungan penumpang kapal pesiar tercatat 54.802 orang wisatawan mancanegara, naik 5 persen dibanding 2017 sebanyak 52.125 orang. Untuk jumlah kapal pesiar tercatat sebanyak 67 unit kapal pesiar telah mengunjungi Bali melalui pelabuhan benoa selama tahun 2018.

“Pelabuhan Benoa sendiri menyumbang sekitar 45 persen dari total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara penumpang kapal pesiar yang singgah sebanyak 125.218 orang wisatawan di tahun 2018. Dalam waktu dekat, akan kita laksanakan tender pemilihan mitra strategis untuk pengembangan pelayanan cruise terminal,” harap Toto.

Baca Juga

loading...