Pecinta Mural Ajak Warga Gunakan Hak Pilih

Khoirotul Lathifiyah

Selasa, 2 April 2019 - 13:16

JATIMNET.COM, Surabaya – Pecinta Mural dari berbagai daerah mengajak masyarakat agar menggunakan hak suaranya atau tidak golput dalam pesta demokrasi 17 April 2019. Pasalnya menjelang pemilihan umum saat ini banyak beredar berita bohong dan isu-isu banyaknya golput.

Kegiatan ini merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur dengan tema pesta demokrasi. Ajang ini diikuti oleh pecinta mural dari berbagai daerah seperti dari Magelang, Salatiga, Semarang dan beberapa daerah lainnya.

Salah satu peserta dari Magelang Subki (43 tahun) mengaku sangat antusias untuk mengikuti kompetisi yang diadakan KPU Jatim. Dalam muralnya ia ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk mengetahui perbedaan lima kotak suara.

“Dengan mural ini masyarakat tahu kalau warna abu-abu untuk presiden, merah untuk DPD, kuning untuk DPR RI, biru untuk DPRD Provinsi, dan hijau DPRD kota/untuk kabupaten,” kata Subki saat ditemui di sela-sela melukis mural di Jalan Pemuda Surabaya, Selasa 2 April 2019.

BACA JUGA: Legit Bisnis Jasa Mural

Menurutnya masyarakat harus menggunakan hak suaranya dalam pemilu mendatang. Dan masyarakat tetap guyup rukun menjaga tali persaudaraan, meski memilih pilihan yang berbeda-beda.

Karya Subki juga menggambarkan pahlawan yang sedang melawan hoax, money politic, dan isu SARA. “Ada gambar tokoh pahlawan yang membawa tameng, sedang melawan berita bohong dan politik uang yang dilambangkan dengan tikus-tikus di sekelilingnya,” katanya.

Ia berharap melalui mural ini masyarakat dapat memahami dan tidak terpancing dengan berita bohong yang beredar. Ia juga yakin melalui mural mempermudah mengedukasi masyarakat, pentingnya berpartisipasi dalam pesta demokrasi mendatang.

Sementara peserta dari Semarang, Utomo HS (70 tahun) melalui muralnya berpesan agar masyarakat menggunakan hak suaranya dan tidak golput dalam pesta demokrasi nanti.

“Kalau sampai golput, berarti tolol. Orang yang berkebutuhan khusus saja mempunyai keinginan memilih, kenapa kita yang normal malah berlomba-lomba golput,” katanya.

Menurutnya, tugas orang-orang yang sehat mengajak keluarganya, yang mungkin tergolong berkebutuhan khusus. Jadi semua punya hak untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi mendatang.

BACA JUGA: Asal Usul Mural

Ia berpesan agar masyarakat memilih pemimpin sesuai dengan penilaian pribadi dengan mengenal calon pemimpin yang maju saat ini.

“Untuk memilih pemimpin bangsa dan negara, jangan sampai jadi orang yang kecewa di kemudian hari, memilih harus berdasarkan pilihan sendiri, jangan ikut-ikutan,” kata Utomo.

Dalam muralnya ia menggambarkan masyarakat yang berkebutuhan khusus berbondong-bondong datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya. Latar yang digunakan adalah burung Garuda yang melambangkan persatuan bangsa.

Kegiatan kompetisi mural ini dilaksanakan serentak di Indonesia, dengan tema Pemilu 2019, Tidak Golput dan Melawan Hoax mulai tanggal 1 sampai 3 April 2019. Dan KPU akan memberikan penilaian pada 4 April mendatang.

Baca Juga

loading...