Panen Raya, Harga Bawang Merah di Probolinggo Anjlok

Zulkiflie
Zulkiflie

Sabtu, 11 Mei 2019 - 15:36

JATIMNET.COM, Probolinggo - Harga bawang merah di Pasar Bawang Merah Dringu Kabupaten Probolinggo anjlok di angka Rp 12 ribu per kilogram, Sabtu 11 Mei 2019. Penurunan harga ini telah terjadi sejak tiga hari terakhir.

Padahal sebulan lalu harganya masih berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Basir, pedagang sekaligus petani bawang merah merasa terpukul dengan anjloknya harga ini.

Ia mengungkapkan, anjloknya harga ini karena hampir hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo tengah panen raya bawang merah, memasuki musim kemarau kali ini. Sehingga bawang merah melimpah.  

BACA JUGA: Harga Bawang Merah dan Putih di Malang Naik Drastis

“Bawang merah murah, penyebabnya banyak petani panen berbarengan. Karena hal itu, membuat stok bawang merah melimpah di pasaran, lalu berdampak ke merosotnya harga,” ungkap Basir, Sabtu 11 Mei 2019.

Faktor lainnya menurut Basir, karena sepinya tengkulak asal luar daerah seperti Malang dan Surabaya yang biasa datang ke Probolinggo untuk membeli hasil panen bawang merah dari petani.

“Sekarang hampir tidak ada tengkulak ke Probolinggo untuk beli bawang. Banyak petani yang memilih menyimpan stoknya di gudang. Kalau seperti ini, bisa-bisa harganya makin anjlok,” pungkasnya.

Basir berharap pemerintah mengambil langkah tertentu atas anjloknya harga bawang merah saat ini sehingga bisa menstabilkan harga di pasaran.

BACA JUGA: Tiga Komoditas ini Sumbang Inflasi Jelang Ramadan

Hal senada disampaikan petugas Pasar Bawang Merah Dringu Muhammad Kusnan. Menurutnya, sepinya tengkulak ke Probolinggo lantaran saat ini panen raya bawang merah juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Sejumlah daerah seperti Bima (NTB), Nganjuk dan Jawa Tengah juga tengah panen raya. Sehingga banyak petani dan pedagang di Pasar Bawang Merah Dringu memilih menyimpan bawangnya di gudang.

“Saat ini pedagang juga memilih menyimpan bawang merah di gudang, hingga harga normal kembali. Karena kalau tetap dijual, pedagang akan merugi,” jelasnya.

Baca Juga

loading...