Pamekasan Gagal Eliminasi Kusta

Mustofa

Reporter

Mustofa

Senin, 11 Februari 2019 - 20:30

JATIMNET.COM, Pamekasan - Jumlah penderita kusta di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, bertambah setiap tahun. Dinas Kesehatan setempat mencatat pada tahun 2018 jumlahnya menapai 368 orang. Angka ini lebih tinggi dibanding tahun 2017 yang berjumlah 237 orang.

Program Dinas Kesehatan untuk mengeliminasi kusta yang disebut program Pamekasan Eliminasi Kusta (Pelita) pada 2017 ternyata belum mampu menekan jumlah penderita kusta.

BACA JUGA: Pamekasan Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai Enam Persen

“Program Pelita itu bukan berarti bebas kusta. Mengeliminasi artinya mengurangi sekecil- kecilnya. Kita bukan tidak berupaya agar Pamekasan bebas kusta,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Pamekasan, Ali Maksum, Senin 11 Februari 2019.

Ali juga beralasan, bertambahnya jumlah penderita kusta disebabkan pengobatan pada tahun sebelumnya tidak tuntas.

Menurut dia, yang perlu dipahami penyembuhan penderita kusta tak bisa instan. Butuh proses yang lebih lama dan terus menerus dibanding penyembuhan penyakit lain.

BACA JUGA: Pamekasan Gencar Branding Batik Tulis

Ia meyakinkan bahwa, penyakit yang oleh masyarakat dikenal sebagai penyakit kutukan itu bisa disembuhkan. Namun, keberhasilan pengobatannya bergantung pada penderita dan sikap masyarakat di sekelilingnya.

"Masyarakat punya andil besar memberikan dampak kejiwaan yang positif terhadap penderita agar bisa sembuh. Tanpa dukungan, maka upaya kami juga tidak terlalu berpengaruh," ungkap Ali Maksum.

Baca Juga

loading...