Minggu, 15 February 2026 06:00 UTC

Personel Satlantas Polres Mojokerto saat melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Kutorejo - Bangsal yang masuk wilayah Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Sabtu malam, 14 Februari 2026. Foto: Hasan.
JATIMNET.COM, Mojokerto - Kecelakaan tragis antara sepeda motor dan truk kontainer peti kemas terjadi di Jalan Raya Kutorejo–Bangsal, Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa yang terjadi wilayah Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini mengakibatkan seorang pengendara motor merengang nyawa di lokasi kejadian. Penyebabnya, diduga karena benturan keras yang mengakibatkan luka parah di bagian kepala.
Korban meninggal itu diketahui berinisial RSP, 15 tahun, warga Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Saat kejadian, remaja ini diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario putih bernomor polisi S 2727 ZIP.
Sementara, truk kontainer yang terlibat kecelakaan itu bernomor polisi B 8191 UU dan dikemudikan oleh Tanto Riski, warga Peterongan, Kabupaten Jombang.
BACA: Niat Mendahului, Pengendara Motor Meninggal Dunia Terlindas Kontainer Jalur di Mojokerto
Menurut Tanto, sesaat sebelum kejadian, ia yang melaju dari arah Bangsal ke Kutorejo hendak masuk area parkir pabrik untuk mengambil muatan keramik.
ia melaju dari arah Bangsal mengarah ke Kutorejo “Saya dari arah utara, mau ambil keramik. Truk sudah menyalakan lampu sein dan posisi sudah masuk separuh ke parkiran pabrik,” ungkapnya.
Namun nahas, korban yang mengendarai motornya cukup kencang menabrak bagian samping truk. Benturan keras yang terjadi mengakibatkan korban mengalami luka parah.
“Korban dari arah selatan melaju lurus dan langsung menabrak samping truk,” ujar Tanto.
BACA: Sehari Enam Lakalantas dan Satu Pemotor Tewas, Material Proyek Diduga Jadi Penyebab
Ia juga menilai, lakalantas yang terjadi karena kondisi penerangan di sekitar lokasi kejadian kurang memadai saat malam hari. “Kalau kondisi penerangan lumayan gelap ,” ungkapnya.
Beberapa saat kemudian, aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan.
Sementara, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti insiden maut tersebut.
