Logo

Pagar KPU Sampang Gunakan Bata Berlumut, Konsultan Pengawas Sebut Lebih Kuat

Reporter:,Editor:

Senin, 01 December 2025 05:00 UTC

Pagar KPU Sampang Gunakan Bata Berlumut, Konsultan Pengawas Sebut Lebih Kuat

Proses pengerjaan pembangunan pagar kantor KPU Sampang di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang. Foto: Zainal Abidin.

JATIMNET.COM, Sampang - Konsultan pengawas proyek pagar Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang buka suara ihwal ditemukannya batu bata usang dan berlumut yang dipasang dalam pembangunan tersebut.

Supri, pihak konsultan pengawas memastikan kualitas batu bata yang digunakan dalam pekerjaan itu sesuai spesifikasi. Kondisi berlumut pada salah satu material itu dinilai lebih kuat karena tingkat kadar keroposnya semakin menurun.

"Kami pastikan kualitas material batu bata merah yang dipasang sesuai (spesifikasi). Kalau hanya berlumut itu biasa, asalkan bukan material bekas bongkaran, " ujarnya kepada Jatimnet.com, Senin, 1 Desember 2025.

BACA: Proyek Pagar KPU Sampang Gunakan Material Usang dan Berlumut

Supri mengaku serius dan tidak main-main dalam melakukan pengawasan pembangunan pagar kantor KPU. Pihaknya tidak akan ragu untuk memberikan teguran jika menemukan kekurangan dalam pengerjaan proyek tersebut.

"Terima kasih atas kontrolnya, temuan ini menjadi catatan bagi kami untuk memberikan teguran secara tertulis kepada pelaksana agar lebih maksimal dalam bekerja," katanya.

Sementara itu, Kabid Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Sampang Bambang Maryono meminta agar rekanan pelaksana, yakni CV Membangun Pilar Perkasa bekerja secara profesional dalam menggarap proyek konstruksi tersebut.

"Yang dibangun itu fasilitas negara. Jadi, tolong pekerjaannya harus sesuai dengan mekanisme dan ketentuan," katanya.

BACA: Disdik Sampang Telusuri Dugaan Material Tak Sesuai pada Proyek Pagar SMPN 6

Bambang juga mengingatkan konsultan pengawas agar lebih maksimal dalam melakukan pengawasan. Dengan demikian, jika ada kekurangan dalam pengerjaan, maka pihak pengawas yang pertama kali mengetahui. 

"Pengawas tidak perlu takut untuk memberikan teguran jika ada kekurangan dalam pengerjaan proyek. Pengawas itu adalah perwakilan dari dinas, jangan takut dengan kontraktor, karena kita yang memberikan mereka pekerjaan, kontraktor yang harusnya takut ke pengawas, " katanya menegaskan.