Sambut Tahun Baru 2019

KBS Edukasi Pengetahuan dan Cara Merawat Gajah

Khoirotul Lathifiyah

Selasa, 1 Januari 2019 - 19:22

JATIMNET.COM, Surabaya – Kebun Binatang Surabaya (KBS) memyambut tahun baru 2019 dengan mengedukasi masyarakat agar turut serta melestarikan populasi hewan. Hal tersebut dilakukan dikarenakan banyaknya perburuan terhadap hewan, terutama gajah untuk kepentingan komersial.

“Banyak yang kurang memahami eksistensi gajah. Padahal gajah sudah dinyatakan punah, jadi tugas kita harus melestarikannya,” kata Kasi Humas Pdts KBS Wini Hustiani saat diwawancarai di Area Gajah KBS, Selasa 1 Januari 2019.

Selain unsur tersebut, gajah merupakan salah satu konservasi yang sangat berkesan dan banyak diminati pengunjung KBS. Pada acara tersebut, KBS mengeluarkan empat gajah yang meniup terompet bareng direktur utama KBS serta jajaran karyawan KBS.

BACA JUGA: Libur Natal, Polwan Bagi-Bagi Balon Di KBS

Wini menambahkan, terdapat beberapa pesan yang disampaikan dalam serangkaian acara penyambutan tahun baru 2019 bersama gajah. Salah satunya memberi kesempatan beberapa pengunjung untuk berinteraksi, semisal memberi makanan.

“Awalnya hanya untuk anak-anak, namun orang tuanya ikutan karena saking senangnya memberi makan kepada gajah,” tambahnya.

Proses interaksi tersebut bertujuan untuk memberikan pengertian kepada pengunjung bahwa gajah sangat familiar dengan manusia. Gajah juga memiliki rasa cinta kasih, penolong, instingnya kuat, dan rasa kebersamaan antar satwa sangat kuat.

Karakteristik yang dimiliki gajah dapat dirasakan, jika manusia mau memahami dan memperhatikan karakternya.

BACA JUGA: Keceriaan Anak-Anak Bersama Animal Edutainment Di KBS

KBS juga memberikan edukasi mengenai perbedaan gajah Asia dan Afrika. Gajah Asia umumnya hanya jantan yang memiliki gading, sedangkan gajah Afrika baik betina maupun jantan sama-sama memiliki gading.

“Pengetahuan ini mendasar, namun terkadang masyarakat tidak mengetahui perbedaan tersebut," kata Wini.

Pengetahuan lain mengenai perawatan gajah yang harus dilakukan agar hewan satwa ini tidak mudah terinveksi virus. Salah satunya memotong kuku gajah selama tiga bulan sekali dan memandikannya setiap pagi.

KBS berharap tahun 2019 bisa menambah koleksi satwa dan lebih memperbaiki konservasi demi kenyamanan pengunjung. Tercatat pada tahun 2017 terdapat 2.000 satwa dan meningkat menjadi 2.200 satwa di tahun 2018. Bertambahnya 200 satwa karena terdapat beberapa satwa yang melahirkan maupun menetas.

Baca Juga

loading...