Muncul Gelembung Gas, Radius 1 Km Kawah Ijen Ditutup 

Ahmad Suudi

Rabu, 15 Mei 2019 - 17:38

JATIMNET.COM, Surabaya - Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen ditutup sementara menyusul munculnya gelembung yang diduga mengandung gas beracun di danau kawah.

Gelembung terdeteksi muncul pada pukul 5.00 WIB dan pukul 9.00 WIB, Selasa 14 Mei 2019.  Wisatawan pun dilarang berada di radius 1 kilometer, dari dasar kawah

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V yang bertanggung jawab atas TWA Ijen, Sumpena, mengatakan, kemunculan bubble atau gelembung dideteksi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pemberitahuan kepada pengunjung disampaikan melalui pengumuman suara, papan informasi di pintu masuk, sepanjang jalur pendakian dan puncak Ijen.

BACA JUGA: Pemandu Jatuh di Kawah Ijen, Bukti Kurangnya Pelatihan

"Untuk antisipasi gas beracun, kami mengimbau pengunjung untuk tidak turun ke dasar kawah. Batas kunjungan itu 1 kilometer dari dasar kawah," kata Sumpena saat dihubungi, Rabu 15 Mei 2019.

Dia mengatakan, penambang belerang harian tetap beraktivitas meski muncul gelembung. Pasalnya, mereka dinilai sangat paham kondisi kawah karena telah lama bekerja di sana.

Meskipun begitu pihaknya berusaha menginformasikan kondisi terbaru kawah kepada para penambang.

"Penambang harian sangat mengenali kondisi melalui perubahan aroma belerang, gelembung, perubahan permukaan air kawah, mereka saat ini tetap beraktivitas di bawah (dasar kawah)," kata Sumpena lagi.

BACA JUGA: Aktivitas Vulkanik Kawah Ijen Dipantau Dengan Empat Alat Ini

Dia menambahkan, gelembung diperkirakan muncul karena suhu di dalam kawah yang panas bertemu suhu permukaan yang dingin. Gelembung naik ke atas dan menimbulkan pergerakan di permukaan danau seakan banyak ikan sedang berebut makan.

Fenomena alam itu terjadi setiap tahun setelah musim hujan di bulan Februari atau Maret.

"Tahun-tahun sebelumnya muncul di penghujung musim hujan, Februari - Maret, tahun lalu Maret. Tahun ini baru muncul di awal Mei," pungkas Sumpena.

Baca Juga

loading...