Pemandu Jatuh di Kawah Ijen, Bukti Kurangnya Pelatihan 

Ahmad Suudi

Sabtu, 20 April 2019 - 23:30

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Terjadinya kecelakaan di Kawah Ijen yang melibatkan pemandu lokal membuktikan masih ada pemandu yang kurang pelatihan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mengaku telah menggelar beberapa kali pelatihan, namun tidak kepada semua pemandu lokal.

Padahal mereka andalan wisatawan yang tidak berpengalaman untuk turun ke kawah yang menyuguhkan api biru abadi itu.

Rahmad Syahrullah salah satu agen wisata di Banyuwangi mengatakan mereka biasanya mengantar wisatawan sampai tempat parkir Puncak Ijen atau Paltuding. Kemudian pemandu lokal yang kerap menemani wisatawan itu turun ke kawah.

"Mereka seharusnya dibekali pelatihan yang cukup agar aman di pendakian," kata Rahmad, Sabtu 20 April 2019.

BACA JUGA: Seorang Pemandu Terjatuh di Kawah Ijen

Pemandu lokal adalah penambang belerang yang juga mencari uang dengan membawa wisatawan turun ke kawah. Ketika wisatawan memakai masker wajah untuk melindungi diri dari asap belerang, biasanya pemandu lokal justru tidak menggunakan karena merasa sudah terbiasa.

Kepala Disbudpar Banyuwangi Muhammad Yanuar Bramuda mengatakan pelatihan pemandu wisata yang digelarnya hanya diikuti penambang belerang yang masuk asosiasi. Sementara pemandu yang jatuh hingga meninggal hari ini bukan anggota asosiasi tersebut.

"Sudah beberapa kali pelatihan digelar, terakhir di (kantor) Disbudpar. Sebaiknya tidak semua guide yang memandu wisata, melainkan hanya pemandu lokal khusus di Kawah Ijen," kata Bram saat dihubungi.

BACA JUGA: Aktivitas Vulkanik Kawah Ijen Dipantau Dengan Empat Alat Ini

Dia mengatakan akan menggelar pelatihan-pelatihan selanjutnya untuk pemandu wisata. Kepada wisatawan yang akan ke Gunung Ijen dia menyarankan untuk memilih pemandu yang tepat.

"Seyogyanya jika naik ke Ijen gunakan guide khusus tersebut. Informasi bisa minta ke teman-teman (petugas di pos rest area) Tamansari," kata Bram lagi.

Sebelumnya diberitakan Haryanto Dedi Susanto seorang pemandu lokal meninggal dunia setelah terjatuh di Kawah Ijen. Warg Dusun Rejopuro, Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi itu terkena asap belerang saat menfoto wisawan yang dibawanya hingga tersandung dan jatuh.

Baca Juga

loading...