MUI Tulungagung Minta Pemda Tata Ulang Tempat Hiburan Malam

Dyah Ayu Pitaloka

Senin, 6 Mei 2019 - 11:47

JATIMNET.COM, Surabaya – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, meminta Pemda setempat untuk menata ulang pembangunan sejumlah tempat hiburan dewasa, yang berdekatan dengan rumah ibadah, dan sarana umum lain.

Organisasi yang mewadahi ulama Islam itu, juga meminta pemerintah setempat untuk mengevaluasi izin pembangunan tempat hiburan.

"Perlu ditata ulang, yang keberadaannya berdekatan dengan rumah ibadah, sekolah maupun kantor pemerintahan," kata Ketua MUI Tulungagung KH Hadi Mahfudz di Tulungagung, Senin 6 Mei 2019.

Tak hanya untuk tempat hiburan malam yang sudah berdiri, menurut Gus Hadi Mahfudz, evaluasi wajib dilakukan pemkab saat mengeluarkan perizinan.

BACA JUGA: Ulama Jadi Tim Sukses, Waketum MUI: Organisasi Netral

Jika dirasa masih terlalu dekat dengan rumah ibadah, sekolah dan perkantoran, izin harusnya tidak dikeluarkan.

"Ini soal menjaga etika saja. Membangun revolusi mental juga perlu kebijakan yang selaras," katanya

Gus Hadi, demikian ia biasa disapa, mengatakan MUI secara resmi pernah mengajukan revisi penempatan tempat hiburan kepada pemerintah daerah, namun tindak lanjutnya masih belum ada kejelasan.

"Masih belum maksimal (tindak lanjutnya)," katanya.

BACA JUGA: Jelang Debat Capres, MUI Imbau Tak Singgung Isu Agama

Pemerintah daerah, menurut Gus Hadi merasa kesulitan untuk merevisi tempat hiburan. Pemerintah juga harus memikirkan nasib karyawan tempat hiburan itu.

"Tidak semudah membalik telapak tangan untuk merubah itu," katanya.

Sementara itu Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menyikapi pernyataan ketua MUI itu, mengatakan jika tempat hiburan di Tulungagung sering mengakali perizinannya.

"Dulu izinnya hanya warung kemudian ditambahi hiburan suara, ditambah lagi pelayan dan ini yang tidak boleh," ujar Maryoto Birowo.

BACA JUGA: Soal PUBG, MUI Keluarkan Fatwa Gim Bulan Depan

Nantinya, jika memang terbukti menyalahi izin, pihaknya tidak akan segan untuk menindak tempat hiburan tersebut.

Namun, Maryoto menyangkal, jika penegakan peraturan di daerah di Tulungagung lemah, mengingat banyaknya tempat hiburan tanpa izin.

"Ya boleh dikatakan menyangkut hajat hidup orang banyak tadi dan tidak semudah membalik telapak tangan," katanya. (ant)

Baca Juga

loading...