JATIMNET.COM, Probolinggo – Di pusat Kota Probolinggo, sebelah timur Alun-Alun Kota Kraksaan, terdapat kedai mie yang legendaris dan menjadi kuliner khas kota tersebut.

Mie Combor namanya. Kedai mie ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, penjualnya juga sudah turun temurun hingga ke cucu-cucunya.

Lokasinya berada di Jalan Kampung Melayu, Kelurahan Kraksaan Wetan, probolinggo. Kedainya berwarna biru dan yang kini dikelola Salhawati, cucu penjual Mie Combor pertama kali, Mursyid.

BACA JUGA: Bekraf Beri Peluang Pengusaha Kuliner Sasar Pasar Luar Negeri

Kepada Jatimnet.com, Salhawati mengungkapkan Mie Combor sebelumnya dijual berkeliling oleh kakeknya dengan cara digendong dengan menggunakan bakul. Tapi karena faktor usia, sejak 1970 dijual menetap.

"Dulu kakek jual Mie Combor keliling dengan cara digendong, tapi karena faktor usia akhirnya dijual menetap sampai saat ini,"kata Salhawati, Sabtu 6 April 2019.

Salhawati menyampaikan, jika kedai Mie Combor hanya buka pada malam hari mulai pukul 17.00-21.00 WIB. Seporsi Mie Combor dijual dengan harga Rp 8 ribu.

Menurutnya, Mie Combor hampir sama dengan mie pada umumnya, namun yang berbeda adanya campuran taoge, irisan daging ayam dan telur dalam seporsi Mie Combor.

BACA JUGA: Nasi Krawu, Kuliner Khas Gresik yang Naik Kelas 

Keunikan lainnya, yakni proses memasak Mie Combor yang masih menggunakan arang, untuk menjaga cita rasa asli masakan Mie Combor.

Menurut Salhawati, saat ini Mie Combor tak hanya diminati kalangan orang dewasa, akan tetapi juga remaja hingga anak-anak. Mie Combor tak hanya dikenal Warga Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, namun juga telah dikenal warga luar daerah.

Salhawati mengaku belum mengetahui asal mula nama Mie Combor yang disematkan pada makanan yang telah menjadi kuliner khas Kota Kraksaan tersebut."Kalo nama Mie Combor, saya tidak tahu juga asal usulnya bagaimana. Tapi yang pasti, nama Mie Combor sudah saya tahu sejak kecil," pungkas Salhawati.