Sabtu, 07 March 2026 04:00 UTC

Petugas kepolisian memasang pita pembatas saat melakukan olah TKP kebakaran ruang pendaftaran pasien rawat jalan RSUD Caruban, Kabupaten Madiun. Foto: Nd. Nugroho
JATIMNET.COM, Madiun – Ruang pendaftaran pasien rawat jalan RSUD Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun terbakar, Sabtu pagi, 7 Maret 2026. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut.
Adapun kerugian materialnya diperkirakan sekitar Rp100 juta. Beberapa barang di ruang itu, seperti air condioner (AC), komputer, mebeler, dan dokumen pasien hangus terbakar.
Hingga berita ini ditulis, pihak manajemen RSUD Caruban bersama aparat kepolisian masih menghitung nilai kerugian material lebih detail. Upaya ini sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
“Kemungkinannya karena korsleting listrik,” kata Direktur RSUD Caruban drg Farid Amirudin saat meninjau langsung kebakaran yang terjadi di ruang pendaftaran poli rawat jalan.
BACA: Ruang Pendaftaran Pasien Rawat Jalan RSUD Caruban Terbakar
Meski demikian, ia tidak mau berandai-andai tentang penyebab kebakaran tersebut. Yang jelas, pihak RSUD juga masih menunggu hasil penyelidikan oleh jajaran kepolisian.
Kapolsek Mejayan Kompol Muslich Bawani mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengetahui penyebab dan nilai kerugian material akibat kebakaran tersebut. “Sampai sekarang, kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi, yakni beberapa petugas kebersihan yang kali pertama mengetahui kebakaran di ruang pendaftaran poli rawat jalan.
Selain itu, mengumpulkan barang bukti, seperti beberapa meja yang hangus terbakar, bangkai komputer, dan mencari rekaman CCTV.
“Di bagian atas (plafon) tadi terlihat ada CCTV. Cuma, kebakaran tadi terekam atau tidak, akan kami cek,” ungkap Muslich.
