Logo

Bocah 7 Tahun di Glenmore Banyuwangi Hanyut Terseret Arus Sungai Pengondangan

Bermula dari Mandi Bersama Teman, Pencarian Berakhir Duka
Reporter:,Editor:

Sabtu, 07 March 2026 07:21 UTC

Bocah 7 Tahun di Glenmore Banyuwangi Hanyut Terseret Arus Sungai Pengondangan

Tim SAR saat berjibaku melakukan evakuasi korban di Sungai Pengondangan. Foto: Istimewa/Dok Tim SAR

JATIMNET.COM, Banyuwangi – Jelang lebaran, suasana duka menerpa sebuah keluarga di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun bernama Abian ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Pengondangan pada Jumat, 6 Maret 2026.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Abian sedang mandi di sungai bersama beberapa temannya di lokasi yang tidak jauh dari rumah mereka. Tanpa diduga, arus sungai yang cukup deras menyeret tubuh korban hingga menghilang dari permukaan air.

Teman-teman korban yang menyadari Abian tidak lagi terlihat segera berlari pulang untuk memberi tahu keluarga dan warga sekitar tentang kejadian tersebut. Informasi itu dengan cepat menyebar dan memicu kepanikan warga setempat.

BACA: Promo Diskon Tiket Kereta 30 Persen di Daop 9 Jember Hampir Habis, Tersisa Sekitar 10 Persen

Laporan resmi mengenai peristiwa ini baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banyuwangi pada pukul 13.47 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Kansar Banyuwangi langsung menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran Sungai Pengondangan. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur SAR serta dibantu warga yang ikut menyisir area sungai.

Setelah beberapa jam pencarian, kabar duka akhirnya datang. Warga menemukan korban di aliran sungai yang sama dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, Sabtu, 7 Maret 2026.

Made menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang menimpa keluarga korban. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Terima kasih kepada Tim SAR Gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup," pungkasnya.