JATIMNET.COM, Surabaya - Browser milik Microsoft, Edge, pertama kali dirilis bersamaan dengan Windows 10 pada 29 Juli 2015. Namun setelah lebih dari tiga tahun berlalu peramban ini belum memiliki pasar sendiri di segmen desktop.

Pada akhirnya, Microsoft mengumumkan rencana untuk merombak peramban Edge-nya dengan proyek sumber terbuka Chromium sebagai basisnya. Peramban lain yang mengandalkan Chromium termasuk Brave, Vivaldi, Opera dan Samsung Internet.

Setelah diumumkan pada Desember tahun lalu, peramban baru ini mulai diujicoba Selasa 9 April 2019. Perangkat lunak ini dapat diunduh untuk Windows 10 dari situs Edge Insider Microsoft.  Belum ada laporan mengenai kegagalan maupun kebocoran dalam uji coba ini.

BACA JUGA: Keunggulan Firefox Reality, Peramban 3D Mozilla

"Dalam pembangunan pertama ini kami sangat fokus pada dasar-dasar dan belum menyertakan berbagai fitur dan dukungan bahasa yang akan datang kemudian," kata Joe Belfiore, wakil presiden perusahaan Microsoft untuk Windows, dalam posting blog dilansir dari Cnet.com, Selasa 9 April 2019.

"Anda akan mulai melihat perbedaan dari Microsoft Edge saat ini termasuk penyelesaian desain yang halus, dukungan untuk pilihan ekstensi yang lebih luas dan kemampuan untuk mengelola profil masuk Anda," katanya berjanji.

Selama bertahun-tahun, Microsoft telah mencoba untuk merebut kembali sebagian dari kekuatan perambannya dengan menghilangkan teknologi warisan Internet Explorer. Sebagai gantinya dengan merilis Edge yang dimodernisasi.

BACA JUGA: Samsung Siapkan Chromebook Plus V2 dengan LTE

Tapi itu tidak pernah populer secara luas. Menurut NetMarketShare, pangsa pasar desktop Edge saat ini hanya 4,4 persen. Chrome, sebagai perbandingan, telah berhasil menangkap 65,5 persen sedangkan Internet Explorer cuma kebagian "kue" 9,83 persen saja. 

Secara default, Edge berbasis Chromium mengirimkan lalu lintas pencarian ke mesin pencari Bing Microsoft, bukan ke layanan pencarian dominan Google. Tapi pengguna dapat menambahkan mesin pencari lainnya jika perlu. Lalu lintas pencarian dari browser sangat penting karena berdampak pada keuangan, karena dapat menghasilkan pendapatan dari iklan pencarian.

Beberapa perubahan akan lebih jelas bagi pengguna. Microsoft berjanji Edge berbasis Chromium akan mendapatkan beberapa fitur dalam beberapa minggu mendatang, termasuk mode gelap, mode pembaca, tata bahasa dan alat terjemahan, dan pengguliran yang lebih halus.

BACA JUGA: Cina Blokir Mesin Pencari Microsoft Bing

Microsoft juga merencanakan peningkatan Chromium untuk antarmuka layar sentuh, obrolan video, akselerasi grafik dan aksesibilitas, teknologi penting bagi orang-orang dengan penglihatan atau cacat lainnya.

Edge berbasis Chromium akan mendapatkan pembaruan dengan cepat, setiap hari untuk versi Canary dan setiap minggu untuk versi Developer. Nanti akan muncul rilis Beta dan Stable yang seharusnya lebih andal.