Microsoft Bakal Hentikan Layanan eBook

Nani Mashita

Reporter

Nani Mashita

Rabu, 3 April 2019 - 17:57

JATIMNET.COM, Surabaya -  Microsoft telah menghapus layanan buku elektronik (ebook) dari Microsoft Store. Pelanggannya diberi waktu menyelesaikan bacaan ebook hingga Juli 2019 sembari proses refund dilakukan.

Dilansir dari Techspot.com, Rabu 2 April 2019, Microsoft menjelaskan pengguna punya waktu hingga Juli 2019 untuk menyelesaikan bacaan ebook. Setelah itu, ebook yang dibeli tidak tersedia secara online, termasuk yang ebook gratis yang sudah diklaim penggunanya.

Kantor yang berpusat di Redmond itu juga menyampaikan bakal melakoni proses refund untuk buku-buku yang sudah diunduh. Pengembalian uang akan secara otomatis dikreditkan ke metode pembayaran terkait atau akan muncul sebagai kredit pada akun Microsoft Store pengguna.

BACA JUGA: Microsoft Lanjutkan Kontrak dengan Militer Kembangkan Hololens 2

Pengguna yang memiliki anotasi sebelum 2 April, akan menerima tambahan $ 25 kredit ke akun mereka karena ketidaknyamanan kehilangan data.

"Pemrosesan pengembalian dana untuk pelanggan yang memenuhi syarat mulai diluncurkan secara otomatis pada awal Juli 2019 ke metode pembayaran asli Anda. Jika metode pembayaran asli Anda tidak lagi valid dan disimpan pada kami, Anda akan menerima kredit kembali ke akun Microsoft Anda untuk digunakan online di Microsoft Store," kata Microsoft.

Mulai hari ini, semua pemesanan di muka yang belum berlaku akan dibatalkan, dan pelanggan tidak akan dikenai biaya. Microsoft merekomendasikan bahwa pelanggan yang masih tertarik untuk menerima ebook yang telah dipesan sebelumnya harus melakukan pemesanan dengan vendor lain seperti Amazon, Google atau Apple.

BACA JUGA: Microsoft Ingatkan Ancaman Peretasan di Institusi Demokrasi Eropa

ZDNet mencatat alasan resmi Microsoft untuk langkah ini adalah upaya untuk merampingkan fokus strategis Microsoft Store. Keputusan itu mungkin juga terkait dengan peralihan perusahaan yang akan datang ke browser Edge berbasis Chromium.

Microsoft menggembar-gemborkan browser Edge berbasis non-Chromium saat ini untuk memberikan pengalaman membaca yang unggul bagi semua jenis konten, termasuk ebook. Bisa jadi peramban baru tidak cukup cocok untuk ini.

Bisa juga alasan penghapusan kategori ebook disebabkan karena Microsoft sudah kalah bersaing dengan Kindle milik Amazon. Bagaimanapun penghapusan kategori ini juga memunculkan spekulasi jika Juli adalah batas waktu bagi Microsoft untuk menentukan kapan jadwal resmi merilis Edge terbaru.

Baca Juga

loading...