Menurunkan Suhu Surabaya dengan RTH, Begini Kata Pakar Lingkungan

Khoirotul Lathifiyah

Jumat, 17 Mei 2019 - 16:10

JATIMNET.COM, Surabaya - Pakar Lingkungan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Arie Dipareza Syafei mengatakan meningkatkan kualitas udara harus dilakukan secara global.

Menurutnya, susah jika hanya diupayakan pada skala daerah atau lokal. "Tingkat kesulitannya lebih besar," ujarnya saat dihubungi Jatimnet.com, Jumat 17 Mei 2019.

Arie mengungkapkannya saat menanggapi upaya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menurunkan suhu kota Surabaya hingga 22-20 derajat celsius dari suhu saat ini 32 derajat celsius. Upaya tersebut dilakukan dengan menambah ruang terbuka hijau (RTH) atau taman-taman sebanyak 30 persen di Kota Surabaya.

BACA JUGA: Tambah RTH, Risma Targetkan Penurunan Suhu Kota Surabaya

"Sulit ya untuk membuat suhu hingga 20-22 derat celcius, karena rata-rata suhunya di atas itu. Kalau menyangkut cuaca yang sifatnya global tidak bisa ditangani skala lokal, dalam hal ini dengan tanaman," kata Arie.

Ia mengatakan tambahan RTH sebanyak 30 persen tersebut bisa membantu menurunkan suhu namun tidak bisa secara drastis. Berdasarkan literatur, kata Arie, vegetasi sedikit membantu menurunkan suhu karena efek bayangan dari daun dan pohonnya.

Hal tersebut mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan pada 30 kota di Indonesia. "Jadi peningkatan 1 persen vegetasi berpotensi menurunkan suhu sebesar 0,07 derajat celsius," katanya.

BACA JUGA: Pemkot Surabaya Ubah TPA Keputih Jadi Taman Harmoni

Ia menilai hasil penelitiannya tersebut dengan catatan akurasi model yang masih rendah. Menurutnya, akurasi model yang bagus itu di atas 80 persen. Tapi karena proses penelitiannya menggunakan data satelit dalam mengukur suhu dan area vegetasi, ia memperoleh akurasi hanya sekitar 30 persen. "Saya melakukan penelitian sejak tahun 2007-2016," kata dia.

Dalam penelitiannya, Arie menyimpulkan dua area dengan suhu tertinggi dan area suhu terendah. Wilayah tersebut meliputi Jakarta 38 derajat Celsius, Jogjakarta 34 derajat Celsius, Surabaya 34,4 derajat Celsius, Makasar 34 derajat Celsius, dan Medan 33,5 derajat Celsius.

Sedangkan wilayah yang mempunyai suhu rendah meliputi Ambon 26,3 derajat Celsius, Ternate 26,9 derajat Celsius, Jayapura 28 derajat Celsius, Manado 28,8 derajat Celsius dan Padang 28,9 derajat Celsius.

BACA JUGA: Pemkot Tambah Delapan Taman di Surabaya Barat Tahun Ini 

Arie menyampaikan, upaya pemkot menambah 30 persen RTH bisa membantu memperbaiki kualitas udara. "Jadi paling tidak, banyaknya vegetasi membantu menurunkan efek urban heat island, suhu panas yg dipancarkan gedung-gedung berkurang dengan bantuan tumbuhan," kata dia.

Ia juga menyimpulkan, jika luas surabaya adalah 350.54 km persegi, dan nantinya kurang lebih 30 persennya adalah vegetasi, yaitu 105 km persegi. Pemkot akan melakukan penambahan 1 persen yang berarti jadi 31 persen atau 108.5 km persegi.

"Artinya penambahan vegetasi seluas 3.5 km persegi berpotensi menurunkan suhu 0.07 derajat celsius," ungkapnya.

 

Baca Juga

loading...