JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menambah delapan taman besar, lengkap dengan jogging track di kawasan Surabaya Barat. Saat ini, proses pembangunan delapan taman, sedang dalam tahap pelelangan.

"Jadi kami saat ini sedang membuat taman yang akan dilengkapi dengan Jogging track  di Wiyung," kata Kabid Ruang Terbuka Hujau Dinas Kebersihan Dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Hendrick saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu 7 April 2019.

Penambahan fasilitas umum ini berada di wilayah Barat. Rencananya akan ada penambahan dua taman besar, di kawasan Wiyung.

Hendrick mengungkapkan, dua taman di Wiyung sudah dalam proses pengurukan. Sedangkan, tahap pembangunannya masih dalam proses lelang.

BACA JUGA: KLHK Sebut Komodo yang Dijual Bukan dari Taman Nasional

"Nah taman ini diberi nama Taman Wiyung," katanya.

Untuk konsep jogging track, akan berbeda dari sebelumnya, lanjut Hendrick.

Nantinya, kedua taman tersebut tidak menggunakan sandal bekas, sebagai bahan joging track, tetapi bahan lain yang juga sejenis dengan sandal..

"Jadi kami masih merencanakan desain dan bahan yang akan digunakan, tapi juga sama agak empuk seperti sandal, biar enak buat jalannya" kata Hendrick.

BACA JUGA: Menteri ESDM Nikmati Taman Terakota dan Kopi Osing

Menurutnya, sandal bekas itu hanya untuk joging track yang ada di sepanjang bantaran sungai saja. 

Ia juga menjelaskan, selain di Wiyung, saat ini ada enam taman besar lain di wilayah Surabaya Barat, yang sedang dalam proses pelelangan.

“Enam taman besar ini nanti juga dilengkapi joging track semua. Jadi Insya’allah bisa segera selesai dan tuntas tahun ini,” jelasnya.

Semantara itu, Wali Kota Tri Rismaharini sebelumnya mengatakan, fungsi taman tersebut menjadi daya tarik warga luar kota Surabaya dan turis asing. Menurutnya, taman yang dibuat memiliki dampak positif bagi warganya. 

BACA JUGA: Aturan Mengamen di Taman Mulai Disoal

“Sebetulnya ini (tujuan) bukan untuk mempercantik, tapi bagaimana kemudian ada investasi yang kami keluarkan, kami kan merawat taman ini, tapi bisa kemudian memberikan dampak positif ke masyarakat,” ujarnya saat meninjau taman di kawasan Ngagel, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, dengan mengoptimalkan fungsi taman, akan meningkatkan aktivitas positif, seperti bersantai bersama keluarga, ataupun berolahraga.

Selain itu, masyarakat bisa mempunyai usaha di sekitaran taman tersebut.

Risma menjelaskan, selama ini banyak orang dari luar kota datang ke Surabaya dengan menggunakan sepeda angin. Mereka biasanya datang untuk Gowes, atau hanya jalan-jalan di jogging track.

BACA JUGA: Enam Taman Di Surabaya, Ada Taman Lansia Hingga Pelangi

Karena itu, ia kemudian mengarahkan jajarannya agar jogging track yang berada di sepanjang bibir sungai hingga arah Jembatan Ujung Galuh dipercantik. 

“Karena itu kemudian kami siapkan fasilitas itu. Jadi mereka mungkin sekali datang ke Surabaya merasa enak, dia bisa ngajak teman-temannya yang lain,” pungkasnya. 

Saat ini, joging track di kota Pahlawan sudah banyak tersebar di beberapa taman besar, di antaranya Taman Cahaya, Taman Keputih, danTaman Keputran.