Menteri Susi Berencana Tenggelamkan Kapal di Area Konservasi Banyuwangi

Ahmad Suudi

Selasa, 2 April 2019 - 19:31

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berencana menenggelamkan kapal di area konservasi laut Pantai Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Rencana itu sebagai dukungan bagi warga yang membangun area konservasi laut seluas 15 hektare dan dijaga sejak tahun 2008 tersebut.

Saat ini ada 80 kapal yang masuk dalam antrean yang sebagian bisa ditenggelamkan di area konservasi laut Bangsring. Namun bila tidak memungkinkan karena jarak yang jauh, akan dicarikan tangkapan kapal ilegal yang lebih dekat dengan Banyuwangi untuk ditenggelamkan di situ.

"Ditenggelamkan di Banyuwangi agar bisa jadi "apartemen" ikan. Memancing di (tempat kapal ditenggelamkan di) Belitung bisa dapat 3 ekor kakap merah besar dalam 1 jam," kata Susi di acara Banyuwangi Underwater Festival, Selasa 2 April 2019.

BACA JUGA: Menteri Susi Ajak Nelayan Banyuwangi Jaga Terumbu Karang

Aksi penenggelaman kapal oleh pemerintah, kata Susi, sejauh ini berhasil mengusir 10 ribu kapal ilegal dari menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia. Hasilnya, Indonesia dengan garis pantai terpanjang ke-2 di Dunia sejak tahun 2015 menjadi negara dengan perdagangan ikan terbanyak di Asia Tenggara.

Bahkan secara internasional menjadi pemasok ikan tuna terbanyak ke pasar, yakni 16 persen dari total pasokan. Dikatakannya, upaya konservasi yang dilakukan masyarakat Bangsring juga bisa meningkatkan ekonomi di level yang berbeda.

Susi mengatakan, di Bangsring bisa melihat integritas Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), usaha kuliner, dan pengemasan pariwisata hingga mampu memberikan efek positif. Wilayah pesisir yang tadinya tidak terawat, rusak karena bom dan potasium kini menjadi tempat ikan berkumpul dan berlindung.

Ribuan kali transplantasi karang dan 500 apartemen ikan di dasar laut area konservasi membuat ikan semakin mudah bersembunyi dari predator.

BACA JUGA: Tenggelamkan Kapal, Menteri Susi Masuk Daftar Pemikir Dunia

Sepanjang 2018 Bangsring Underwater telah kedatangan 130 wisatawan dan menjadi destinasi wisata teramai kedua di Banyuwangi, setelah Pantai Pulau Merah.

Rumah Apung Bangsring menjadi daya tarik utama di mana wisatawan bisa melihat ikan berkumpul berebut makanan. Pemandangan itu bisa dilihat saat pengunjung memberi makan ikan dengan roti tawar yang dijual dengan harga Rp 10 ribu per bungkus.

"Kalau semua daerah (seperti) sepanjang pantai ini, berapa uang masuk. Dan yang paling penting lautnya terjaga. Jadi kita mencari uang, mengambil uang, tanpa harus mengambil (menangkap) apapun," ungkap Susi lagi.

Baca Juga

loading...