Logo

Menjelang Iduladha, Sapi Jumbo dari Probolinggo Dibeli Presiden Rp100 Juta

Reporter:,Editor:

Sabtu, 23 May 2026 12:30 UTC

Menjelang Iduladha, Sapi Jumbo dari Probolinggo Dibeli Presiden Rp100 Juta

Sapi kurban pilihan Presiden Prabowo Subianto dari Probolinggo yang dibeli dengan harga Rp100 juta. Foto: Zulafif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Dedy Rekta Andoko merasa bangga tak terkira saat menjelang Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Rasa bangga bagi peternak D2 Lembu Amanah Farm di Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo setelah sapi jenis simmental bernama “Ronggo Waseso” dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto.

Tidak tanggung-tanggun, sapi seberat 1,2 ton itu dibeli dengan harga Rp100 juta setelah dinyatakan lolos seleksi kesehatan dan kelayakan sebagai hewan kurban.

Ronggo Waseso yang kini berusia dua setengah tahun berhasil mencuri perhatian karena postur tubuhnya yang besar dan kondisi kesehatannya yang prima.

‎Menurut Dedy, pertumbuhan bobot sapi berlangsung sangat signifikan selama enam bulan terakhir. Saat pertama dirawat secara intensif, bobot Ronggo Waseso masih sekitar 870 kilogram sebelum akhirnya menembus 1,2 ton.

‎“Sekitar enam bulan lalu bobotnya masih 870 kilogram, lalu enam bulan kemudian sekarang tembus 1,2 ton, “ kata Dedy.

“Pemberian vitamin sangat intensif oleh dokter hewan adik saya. Kesehatan sapi, baik kondisi tubuh maupun fisiknya juga selalu dibantu oleh dokter Dandi,” ujar pemilik sapi “Ronggo Waseso” ini.

‎Dedy mengaku bangga dan terharu karena salah satu sapi peliharaannya dipilih langsung menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia.

Ia menyebut pencapaian tersebut menjadi motivasi besar bagi para peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.

Sementara itu, Dokter Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Dandi Narindra Prabowo menjelaskan bahwa perawatan sapi simmental, terutama yang diproyeksikan menjadi sapi jumbo, memang membutuhkan perhatian khusus dibanding jenis sapi lainnya.

‎“Untuk perawatan sapi simmental, khususnya sapi yang ditumbuhkan menjadi sapi jumbo, memang perawatannya berbeda dengan sapi lain. Dari segi pakan, perawatan mandi, kebersihan kandang hingga vaksinasi wajib dilakukan secara rutin,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lump Skin Disease (LSD) menjadi syarat wajib agar kesehatan sapi tetap terjaga.

‎“Vaksinasi PMK dan LSD wajib karena Indonesia sendiri belum bebas dari PMK. Untuk sapi di kandang sini sudah tervaksin semua, jadi aman,” imbuhnya.

‎Dalam proses seleksi hewan kurban presiden, tim dari dinas peternakan kabupaten, provinsi hingga kementerian melakukan pemeriksaan ketat selama satu bulan. Sejumlah aspek yang dinilai meliputi kesehatan, tinggi badan, panjang tubuh, berat badan hingga usia sapi.

‎“Seluruh data sapi jumbo yang ada di Kabupaten Probolinggo didata terlebih dahulu, kemudian diseleksi satu per satu. Jadi kami datang ke tiap kandang yang memiliki sapi jumbo,” jelas Dandi.