Menhan AS Kunjungi Indonesia, Bahas Kerjasama Pertahanan Bilateral

Kunjungan dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Dyah Ayu Pitaloka

Jumat, 31 Mei 2019 - 09:49

JATIMNET.COM, Surabaya – Plt Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan melakukan kunjungan kehormatan ke Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis 30 mei 2019, dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-AS.

Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu, mereka menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat program-program pelatihan bilateral, dan sudah berjalan guna meningkatkan kapasitas dan kemampuan interoperabilitas.

Dua menhan juga membahas pentingnya kesakralan jasad yang terkubur di dalam kapal-kapal, seperti bangkai kapal Perang Dunia II, USS Houston, dan kerja sama guna mengetahui sisa-sisa jasad dari pihak AS yang ada di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, dua pejabat menegaskan kembali, mekanisme dan kesepakatan yang tertuang di dalam Pengaturan Kerangka Kerja Tentang Kegiatan Kerja Sama di Bidang Pertahanan pada 2010, dan Pernyataan Bersama Tentang Kerjasama Pertahanan Komprehensif pada 2015.

BACA JUGA: Pendaki AS Meninggal saat Pendakian di Gunung Semeru

Indonesia dan AS juga berkomitmen menjaga karakteristik kerja sama, dilandasi oleh prinsip-prinsip kesetaraan, timbal balik, hormat terhadap aturan dan norma internasional, hormat terhadap integritas dan kedaulatan teritorial, dan tercapainya kepentingan bersama.

Kedua kementerian menekankan dukungan terhadap perluasan pelatihan antar kedua Angkatan Darat tahun depan, melalui normalisasi hubungan pasukan khusus Angkatan Darat mulai 2020 dengan Pelatihan Terpadu Bersama bersama Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Kunjungan juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama untuk memerangi ancaman transnasional lintas laut, darat, udara, dan dunia maya.

Dua perwakilan negara juga mendukung upaya saling berbagi informasi secara lebih luas, dan pertukaran pandangan mengenai analisis ancaman regional melalui ASEAN Our Eyes (AOE), sebagai platform pertukaran informasi strategis antarnegara anggota ASEAN.

BACA JUGA: Amerika Serikat Deklarasikan Darurat Nasional Atas Serangan TI

Kedua kementerian mengakui pentingnya normalisasi pelatihan Pasukan Khusus AS dengan KOPASSUS, untuk membangun kepercayaan dan memperluas interoperabilitas kontraterorisme. (ant)

Baca Juga

loading...