Mengonsumsi Suplemen Ternyata Tidak Ngefek pada Kesehatan

Nani Mashita

Selasa, 9 April 2019 - 17:09

JATIMNET.COM, Surabaya - Konsumsi makanan suplemen ternyata tidak berdampak pada kesehatan manusia. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi makanan alamiah ketimbang menghabiskan uang untuk membeli suplemen.

Suplemen kalsium dan vitamin D, malah bisa meningkatkan risiko terkena kanker, dilansir dari Dailymail.co.uk, Selasa 9 April 2019.

Penelitian ini dilakukan kepada 27.000 orang dewasa AS. Peserta ditanya apakah mereka telah menggunakan suplemen makanan dalam 30 hari sebelumnya. 

Mereka yang melaporkan penggunaan suplemen ditanyai nama produk, frekuensi dan durasi untuk setiap nutrisi. Asupan nutrisi dari makanan alami juga dinilai selama 24 jam yang dilakukan oleh pewawancara terlatih.

BACA JUGA: Kekurangan Vitamin D Mempengaruhi Kesehatan Otak

Para peneliti dari Tufts University lalu membandingkan asupan berbagai nutrisi dengan tingkat kematian dari semua penyebab, penyakit kardiovaskular dan kanker.

Hasilnya mereka yang mengonsumsi vitamin A, K, magnesium, seng dalam bentuk alami dan dalam jumlah memadai, mengurangi risiko kematian. Sebaliknya orang yang mengonsumsi suplemen kalsium lebih dari 1.000 miligram per hari meningkatan 53 persen risiko kematian akibat kanker. 

Tapi penelitian menekankan tidak menemukan bukti keterkaitan kematian akibat kanker yang disebabkan konsumsi suplemen kalsium. Selain itu, penelitian mengungkapkan konsumsi suplemen vitamin D oleh orang yang tidak benar-benar membutuhkan, bisa  meningkatkan risiko kematian lewat aneka penyakit.

BACA JUGA: Seberapa Banyak Kebutuhan Vitamin D

Dengan hasil ini, ilmuwan terkemuka Dr Fang Fang Zhang, mengatakan masyarakat perlu tahu peran nutrisi dan sumbernya dalam hasil kesehatan, terutama jika efeknya mungkin tidak bermanfaat. "Hasil penelitian ini mendukung ide bahwa tidak terlihat keuntungan nutrisi dari makanan suplemen," katanya.   

Perdebatan manfaat suplemen kesehatan sudah berlangsung bertahun-tahun dengan aneka studi yang menyatakan suplemen tidak berdampak apapun bagi kesehatan tubuh. Menurut Profesor Judy Buttris dari British Nutrition Foundation, hasil studi ini menguatkan bukti bahwa suplemen mikronutrient tidak mengurangi risiko kematian. 

"Kesimpulannya adalah diet dengan bahan alami punya dampak besar dalam kesehatan ketimbang mengonsumsi makanan suplemen," katanya.

Profesor Hugh Montgomery, dari Institute Human Health and Performance mengatakan suplemen seperti vitamin atau mineral penting bagi yang membutuhkan. Misalkan asam folat bagi ibu hamil, atau mereka yang punya alasan medis.  "Bagi orang sehat konsumsi sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian lebih baik ketimbang menghabiskan uang untuk suplemen," katanya.

Baca Juga

loading...