Menag Minta Umat Hargai Perayaan Imlek

David Priyasidharta
David Priyasidharta

Selasa, 29 Januari 2019 - 16:10

JATIMNET.COM, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta umat beragama lain menghargai perayaan Imlek pada 5 Februari 2019 mendatang. Selama ini, perayaan Imlek dan Cap Go Meh diyakini dengan cara beragam.

Lukman mengatakan ada yang meyakini itu sebagai ritual keagamaan, sementara sebagian yang lain meyakini sebagai tradisi yang sifatnya budaya saja.

“Terlepas apapun pemahaman orang terhadap perayaan seperti itu, saya mengajak kita semua untuk saling menghargai, menghormati tradisi yang sudah cukup lama ada dan hidup di tengah-tengah kita,” kata Lukman seperti dalam laman Kemenag.go.id, Senin 29 Januari 2019. `

BACA JUGA: Begini Tradisi Sajian Makanan Saat Imlek 

Hal ini disampaikan Menag untuk menanggapi pertanyaan media tentang imbauan Forum Muslim Bogor (FMB) terkait perayaan Imlek di Kota Bogor, yang beredar luas melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam imbauan bertanggal 23 Januari 2019, FMB menyerukan agar pemerintah tidak memfasilitasi imlek dan Cap Go Meh di Kota Bogor.

Mereka juga meminta pemerintah Bogor tidak mengarahkan aparat sipil negara (ASN) yang beragama Islam dan masyarakat muslim lainnya untuk ikut menghadiri atau mendukung perayaan tersebut.

Lukman mengatakan penghormatan serta penghargaan terhadap keyakinan umat agama lain, tidak akan mereduksi atau mengurangi kadar keimanan seseorang.

BACA JUGA: Menjelang Imlek, Pesanan Lampion Bambu dari Banyuwangi Meningkat

“Justru sebaliknya, karena kita mengimani ajaran agama kita. Agama kita mengajarkan agar kita menghargai dan menghormati keyakinan yang berbeda dengan kita,” katanya.

Untuk itu, ia menekankan agar masyarakat mengedepankan toleransi untuk menjaga kerukunan umat beragama. “Jadi bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap yang berbeda dengan kita, itu sama sekali tidak mereduksi, tidak mengurangi keimanan kita.

Penghormatan dan penghargaan semacam itu bukanlah pembenaran, tapi justru pengamalan agama kita. Kita dituntut untuk menghargai dan menghormati kepercayaan orang lain,” tegasnya.

Baca Juga

loading...