Logo

Loyalis PSHT Deklarasi Jaga Ketertiban Jelang Bulan Suro di Madiun

Reporter:

Sabtu, 02 May 2026 10:30 UTC

Loyalis PSHT Deklarasi Jaga Ketertiban Jelang Bulan Suro di Madiun

Apel siaga loyalis Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Madiun Raya dan deklarasi menjaga ketertiban bulan Suro berlangsung di Padepokan Agung perguruan pencak silat tersebut di Jalan Merak, Kota Madiun, Sabtu, 2 Mei 2026. Foto: Nugroho.

JATIMNET.COM, Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pusat Madiun menggelar apel siaga di Padepokan Agung perguruan silat tersebut di Jalan Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dalam kegiatan itu, ribuan loyalis PSHT Madiun Raya itu mendeklarasikan diri untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan Suro dalam penanggalan Jawa atau Muharam dalam kalender Hijriah.

Mereka juga menegaskan komitmen untuk mengawal hasil Prapatan Luhur yang menetapkan Moerdjoko sebagai Ketua Umum PSHT dan Issoebiantoro selaku Ketua Dewan Penasihat.

Oleh karena itu, Koordinator apel siaga loyalis, Puguh Tri Prayogo mengimbau agar warga PSHT tidak mudah terprovokasi. Terutama, terkait adanya informasi kepengurusan lain di perguruan silat tersebut.

BACA: Polisi Tindak Tegas Pesilat yang Langgar Maklumat Suro Aman dan Damai di Lamongan

Polemik dualisme kepemimpinan ini tengah bergulir di pengadilan. Dampaknya, telah terjadi konflik yang dipicu kesalahpahaman antaranggota perguruan silat tersebut.

Bahkan, beberapa insiden telah terjadi di beberapa wilayah, seperti Saradan Madiun, Pasuruan, Pemalang, dan Ngawi yang diduga akibat perbedaan penafsiran kebijakan organisasi.

Berdasarkan kejadian tersebut,  loyalis PSHT berinisiatif menggelar apel siaga. Tujuannya, mencegah konflik lanjutan saat bulan Suro mendatang.

Pada momentum tersebut, PSHT memiliki beberapa tradisi yang dijalankan, seperti nyekar leluhur yang melibatkan massa berjumlah banyak.

“Kami berharap tidak ada konflik horizontal,” ujarnya sembari menegaskan komitmen menjaga stabilitas keamanan menjelang bulan Suro dan memperkuat soliditas internal organisasi.

BACA: 1.404 Personel Gabungan Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Cabang Tuban

Kegiatan tersebut mendapat pengawalan ketat dari Polres Madiun. Para aparat disiagakan di sejumlah titik yang dilewati massa pesilat menuju Padepokan Agung PSHT di wilayah Kota Madiun. Tujuannya, mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan bahwa pihaknya melibatkan seluruh unsur guna memperkuat pengamanan. “Sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.