Logo

Lomba Agustusan Jadi Ajang Adu Kompak ASN Pemkab Ponorogo

Reporter:,Editor:

Rabu, 12 August 2026 04:00 UTC

Lomba Agustusan Jadi Ajang Adu Kompak ASN Pemkab Ponorogo

Para ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah Pemkab Ponorogo beradu dalam lomba tarik tambang di halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu, 12 Agustus 2026. Foto: Satria.

JATIMNET.COM, Ponorogo –  Lapangan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak ramai, Rabu, 12 Agustus 2026. Bukan karena agenda pemerintahan, melainkan para aparatur sipil negara (ASN) turun ke lapangan mengikuti lomba Agustusan.

Dengan cuaca yang cukup terik, para ASN tetap mengikuti berbagai perlombaan. Ada yang beradu cepat dalam balap karung, saling tarik dalam lomba tarik tambang, bermain mini soccer hingga berjibaku menjaga balon dalam perlombaan kelompok.

Suasana riuh muncul setiap kali pertandingan berlangsung. Rekan kerja yang tidak ikut bertanding ikut memberikan dukungan dari pinggir lapangan.

Bagi Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, lomba tersebut bukan sekadar mengisi perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ada hal lain yang ingin dibangun, yakni kekompakan di antara ASN.

“Walaupun lomba ada yang menang, ada yang kalah, tapi yang penting hari ini semuanya happy, semuanya bisa merasakan perjuangan seperti apa,” kata Lisdyarita.

Salah satu yang dianggap mencerminkan kerja sama adalah lomba balon berkelompok. Empat orang harus bergerak bersama agar balon yang dibawa tidak jatuh.

“Balonnya harus berempat. Jadi kalau nggak kompak, nah kekompakan kan dibutuhkan di ASN,” ujarnya.

Menurut Lisdyarita, pola serupa juga dibutuhkan dalam pekerjaan sehari-hari. Urusan pemerintahan tidak mungkin diselesaikan seorang diri dan membutuhkan koordinasi antarpegawai.

Karena itu, ia tidak mempermasalahkan siapa yang keluar sebagai pemenang. Kesempatan berkumpul dan bersilaturahmi dinilai lebih penting.

“Bagi yang nggak menang boten nopo-nopo (tidak apa-apa), yang penting hari ini bisa ketemu, ikut merayakan, ikut juga bersilaturahmi,” katanya.

Lomba tarik tambang pun dinilai punya gambaran yang sama. Satu tim harus mengerahkan tenaga bersama agar mampu menarik lawan. Kekuatan organisasi, kata Lisdyarita, juga bergantung pada kekompakan anggotanya.

Sementara balap karung dan mini soccer menjadi bagian dari aktivitas fisik sekaligus hiburan di sela rutinitas pekerjaan.

Lisdyarita menyebut olahraga ASN di Ponorogo sebenarnya tidak hanya dilakukan saat perayaan Agustusan. Pemkab Ponorogo memiliki kegiatan olahraga bersama yang digelar setiap dua minggu.

“Setiap tahun. Dan memang setiap dua minggu sekali kami juga ada olahraga yang kami siapkan sehingga teman-teman ASN ini selain bekerja, juga supaya sehat,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebatas lomba Agustusan. Kebiasaan berkumpul dan berkomunikasi di luar urusan pekerjaan diharapkan membuat hubungan antar-ASN lebih cair.

Dengan begitu, koordinasi dalam pekerjaan pemerintahan juga bisa berjalan lebih baik.

“Dengan adanya ini kan tadi semua kumpul, bareng, guyub, rukun, semua saling silaturahmi sehingga ASN ke depannya akan tambah kompak dan terus yang pasti kedisiplinan juga akan kita tingkatkan,” pungkas Lisdyarita.