LLDIKTI Jatim Soroti Masih Banyak Perguruan Tinggi Terakreditasi C

Khoirotul Lathifiyah

Kamis, 28 Maret 2019 - 22:50

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur Suprapto menyatakan masih ada 80 lebih Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan akreditasi C.

Menurutnya dibutuhkan pembinaan leadership (kepemimpinan) dalam Standart Mutu Internal (STMI) untuk meningkatkan akreditasi PTS. Sejalan dengan itu, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) telah meluncurkan program untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi, salah satunya program Asuh.

“Saya punya target Akreditasi C menjadi B mulai tahun depan dengan adanya PTS Asuh,” kata Suprapto usai Pembekalan Perguruan Tinggi Asuhan STIE Perbanas, Kamis 28 Maret 2019.

BACA JUGA: LLDIKTI dan Perguruan Tinggi Negeri akan Benahi Kampus Swasta

Sebelumnya di tahun 2018 sebanyak 141  PTS tidak memiliki akreditasi namun sudah berkurang menjadi 128 tahun ini.

Suprapto mengungkapkan jika pada 6 Oktober 2019 masih ada PTS yang tidak memiliki akreditasi, izinnya akan ditutup sesuai undang-undang. “Sebab sejauh ini terdapat 128 PTS tidak memiliki akreditasi dengan alasan mati (PTS-nya) atau belum pernah mengurus," katanya.

Suprapto mengaku sudah mengantisipasi sejak tiga tahun lalu, dengan memanggil pimpinan untuk mengurus akreditasi. Dalam prosesnya, terdapat PTS yang sanggup melanjutkan dan mengurusnya. Bahkan ada pula yang tidak sanggup mengurus. “Positifnya, ada yang demerger,” tegas Suprapto.

BACA JUGA: Empat Perguruan Tinggi Swasta Ajarkan Pentingnya Kewirausahaan

Ia menyampaikan tahun lalu ada 23 perguruan tinggi merger dalam satu yayasan, contohnya di Situbondo Universitas Ibrahim yang menaungi sekolah tinggi teknik, Stikes, Sekolah Perikanan, dan Sekolah Tinggi Agama Islam.

Sementara itu, Rektor STIE Perbanas Yudi Sutarso mengatakan pihaknya sudah tiga tahun menjadi PTS Asuh yang ditunjuk Kemenristekdikti. Ia menegaskan akan menjalankan amanah dengan melakukan pendampingan berupa sosialisasi, loka karya yang akan datang ke PT Asuh.

“Kami mempraktikkan penjaminan mutu ke perguruan tinggi. Penyusunan dokumen Sekolah Penjaminan Mutu Internal (SPMI), melatih audit internal, magang di Perbanas, melihat lingkungan tentang penjaminan mutu yang dibangun, dengan kegiatannya sampai November,” kata Yudi. 

BACA JUGA: Standarisasi Pendidikan Tinggi Indonesia Diakui ISO

Sejauh ini empat PTS yang dibina Perbanas, yaitu Universitas Bondowoso, Universitas Islam NU Sidoarjo, Universitas KH Al Wahab Hasbullah Jombang, dan Universitas NU Sunan Giri Bojonegoro dengan 27 prodi yang masih akreditasi C.

Yudi mengungkapkan akan menyampaikan semua aspek yang diterapkan di universitasnya, baik tentang pembelajaran, isi pembelajaran, hingga input mahasiswanya.

Perlu diketahui, surat pengumuman PT Penerima Program Asuh menuju program studi (prodi) unggul 2019  telah diterbitkan pada 14 Maret 2019, dengan 20 kampus yang diberikan amanah mendampingi perguruan lain.

Di Jatim terdapat tujuh perguruan tinggi swasta dengan akreditasi A yang menjadi pengasuh, antara lain STIE Perbanas, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Surabaya, Universitas Kristen Petra, Universitas Widya Mandala, Universitas Ciputra, dan Universitas Dr. Soetomo. Perguruan tinggi ini mengasuh perguruan tinggi yang prodinya masih sedikit untuk dapat dana dari kementerian.

Baca Juga

loading...