Logo

Libur Lebaran, Gus Fawait Optimistis Wisata Pantai Jember Diserbu Pengunjung

Pemkab Jember Imbau Tak Ada Panic Buying
Reporter:

Jumat, 13 March 2026 06:30 UTC

Libur Lebaran, Gus Fawait Optimistis Wisata Pantai Jember Diserbu Pengunjung

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat memimpin apel gelar pasukan gabungan pengamanan Operasi Ketupat 2026 pada Kamis kemarin, 12 Maret 2026. Foto: Humas Polres Jember

JATIMNET.COM, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember optimistis jumlah wisatawan akan meningkat selama libur Lebaran 2026. Sejumlah destinasi wisata, khususnya kawasan pantai, diperkirakan menjadi tujuan favorit pengunjung yang ingin menikmati libur panjang Idul Fitri.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan pemerintah daerah mulai menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan wisatawan tersebut. Ia menilai minat masyarakat untuk berwisata ke Jember saat ini cukup tinggi, baik dari dalam daerah maupun luar daerah.

“Jember saat ini sedang diminati banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Apalagi setelah adanya penggabungan tiket wisata antara Pantai Papuma dan Watu Ulo, itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berlibur di Jember saat Lebaran,” tutur pria yang akrab disapa Gus Fawait ini, Sabtu, 13 Maret 2026.

Beberapa destinasi wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran antara lain Pantai Watu Ulo, Pantai Pancer, dan Pantai Paseban. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga menyiapkan pengamanan di sejumlah kawasan wisata tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan.

Langkah pengamanan itu menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar untuk menjaga situasi tetap kondusif selama masa mudik hingga libur Lebaran.

“Kemarin kita sudah menggelar apel bersama Polres Jember. Aparat akan menempatkan personel di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan wisata yang diprediksi ramai pengunjung,” papar mantan anggota DPRD Jatim ini.

Pemkab Jember berharap peningkatan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan bagi pengunjung, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha pariwisata dan UMKM di sekitar destinasi wisata.

Gus Fawait juga optimistis kondisi keamanan dan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran di wilayahnya dalam keadaan terkendali. Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri berjalan baik, termasuk dalam mengatasi sempat terjadinya panic buying BBM beberapa waktu lalu.

“Saya bersyukur karena kolaborasi antara Pemkab, TNI, dan Polri kemarin bisa mengatasi panic buying BBM. Kita bisa meyakinkan masyarakat sehingga kondisi kembali normal,” ujarnya.

Fawait juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak dan gas elpiji tiga kilogram dalam kondisi aman hingga setelah Lebaran. Pemerintah daerah, kata dia, telah berkoordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas untuk memastikan distribusi energi tetap lancar.

Karena itu, Gus Fawait mengimbau masyarakat tak terpancing isu yang bisa memicu panic buying komoditas tertentu seperti BBM beberapa waktu lalu.

“Stok BBM aman, bahkan sampai setelah Lebaran tahun depan juga aman. Tabung gas elpiji juga aman, bahkan kuotanya sudah kita minta tambahan,” katanya.