KPK Periksa Romahurmuziy dalam Dugaan Suap di Kemenag Jatim

Dyah Ayu Pitaloka

Jumat, 24 Mei 2019 - 11:41

JATIMNET.COM, Surabaya – Romahurmuziy diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat 24 Mei 2019. Anggota DPR RI periode 2013-2019 itu diperiksa dalam kasus seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Provinsi Jawa Timur tahun 2018-2019.

"Ada kebutuhan pemeriksaan sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat 24 Mei 2019.

Rommy terlihat mendatangi gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan. Rommy mengaku sehat setelah sebelumnya sempat dibantarkan penahanannya di RS Polri Jakarta Timur karena sakit.

"Sehat, sehat kalau sekarang," ucap Rommy saat tiba di gedung KPK, Jakarta.

BACA JUGA: Tersangka Haris Hasanuddin Ajukan Diri jadi Justice Collaborator

Sebelumnya, mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pernah dibantarkan penahanannya di RS Polri Jakarta Timur selama satu bulan sejak Selasa 2 April 2019, dan baru kembali ke Rutan Cabang KPK pada Kamis 2 Mei 2019.

Selanjutnya, Rommy kembali dibantarkan penahanannya di RS Polri Jakarta Timur sejak Senin 13 Mei malam, dan kembali ke Rutan Cabang KPK pada Rabu 15 Mei.

KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

Diduga sebagai penerima, yakni Rommy.

BACA JUGA: Sekjen Kemenag Dikonfirmasi KPK Terkait Seleksi Jabatan

Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

KPK pun telah melimpahkan proses penyidikan ke tahap penuntutan terhadap dua tersangka pemberi tersebut. Sidang perdana terhadap keduanya akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Rabu (29/5).

Sementara untuk tersangka Rommy saat ini masih dalam proses penyidikan di KPK. Rommy juga telah mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, Hakim Tunggal Agus Widodo menyatakan permohonan praperadilan yang diajukan Rommy terhadap KPK tidak dapat diterima. (ant)

Baca Juga

loading...