Logo

Khofifah: AMN Surabaya Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Reporter:,Editor:

Sabtu, 12 September 2026 12:04 UTC

Khofifah: AMN Surabaya Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Gubernur Khofifah memasangkan jas alamater kepada mahasissa dari Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN), Sabtu, 12 September 2026. Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim

JATIMNET.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan dan karakter kebangsaan generasi muda.

Hal itu disampaikan Khofifah saat menghadiri Simfoni Kebinekaan AMN Surabaya di Trans Luxury Hotel Surabaya, Sabtu, 12 September 2026.

"Kalangan muda dengan background intelektualitas yang luar biasa dididik, dibina, dibimbing dan dibangun karakter ke-Indonesiaannya. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari penguat pondasi untuk NKRI terutama menyambut Indonesia Emas 2045," kata Khofifah.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 mahasiswa baru Angkatan V 2026 dikukuhkan sebagai penerima beasiswa AMN Surabaya. Mereka berasal dari empat perguruan tinggi, masing-masing 50 mahasiswa dari Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Negeri Surabaya, dan UPN Veteran Jawa Timur.

Selain itu, 305 mahasiswa Angkatan I AMN Surabaya diwisuda. Prosesi tersebut menjadi wisuda perdana sejak AMN Surabaya diresmikan pada 2022.

Khofifah mengatakan keberagaman mahasiswa di AMN dapat menjadi ruang untuk membangun saling pengertian dan kepercayaan. Mahasiswa berasal dari berbagai daerah, suku, agama, dan tradisi.

"AMN Surabaya sebagai proses ikhtiar bersama yang juga inisiasi Jawa Timur dalam membangun ke-Nusantaraan, ke-Indonesiaan dan semangat NKRI lewat understanding di antara semua daerah terutama kaum muda sekaligus kaum intelektualnya," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BIN Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Imam Sugianto meminta alumni AMN menjadi perekat di tengah masyarakat. Ia menyampaikan pesan tersebut saat pelantikan Ikatan Alumni (IKA) AMN Surabaya.

"Dimanapun kalian berada nanti, jadilah bagian dari agen perekat di tengah masyarakat. Ketika ada konflik, alumni AMN Surabaya harus menjadi yang pertama dalam menyelesaikannya," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Badri Munir Sukoco juga meminta mahasiswa Angkatan V memanfaatkan kesempatan belajar untuk mengembangkan diri.

"Kepada mahasiswa Angkatan V, saya berpesan agar besarkan diri saudara lewat kesempatan ini. Pada lulusan Angkatan I, jangan jadikan wisuda sebagai akhir perjalanan, tapi menjadi pintu perjalanan yang lebih besar," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, IKA AMN Surabaya juga resmi dilantik oleh Imam Sugianto yang didampingi Rektor UPN Veteran Jawa Timur.