JATIMNET.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji. Keppres tersebut resmi diundangkan Kamis 14 Maret 2019.  

Keputusan tentang BPIH ini terbit setelah Kementerian Agama dan DPR RI menyepakati besaran biaya haji tahun ini pada 4 Februari 2019 lalu. Aturan ini mengatur BPIH untuk jemaah haji reguler dan BPIH untuk Tim Petugas Haji Daerah (TPHD).

Setelah aturan ini terbit, maka tahapan selanjutnya adalah pelunasan BPIH. Pelunasan tahap pertama akan berlangsung dari 19 Maret 2019 hingga 15 April 2019. Dan tahap kedua mulai 30 April 2019 hingga 10 Mei 2019.

BACA JUGA: Kemenag dan DPR Sepakati Biaya Haji 2019 Tak Naik

"Pelunasan BPIH ini dilakukan dengan mata uang rupiah,” kata Direktur Pengelolaan Dana Haji Maman Saepulloh dalam laman Kementerian Agama.

Ia mengatalan BPIH disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH, baik secara tunai atau non teller.

Ditjen PHU sudah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang berhak melunasi BPIH Reguler 1440H/2019M. Jemaah haji yang meninggal setelah ditetapkan berhak melakukan pelunasan dan bisa dilimpahkan porsinya kepada keluarga sesuai ketentuan.