Kepala Puskesmas Widang Potong Uang Jaspel Karyawan

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 28 Maret 2019 - 19:44

JATIMNET.COM, Surabaya – Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap Kepala Puskesmas Widang, Tuban, dr Shinta Puspitasari. Dia dibekuk polisi karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan memotong honor jasa pelayanan (Jaspel) karyawan Puskesmas Widang.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti uang pemotongan honor karyawan sebesar Rp 171 juta yang ditemukan di dalam laci serta ATM pelaku.

“Pelaku memotong honor pegawai mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta. Potongan itu merupakan uang karyawan yang mendapat Jaspel BPJS Kesehatan,” Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan di Mapolda Jatim, Kamis 28 Maret 2019.

Barung menambahkan bahwa Puskesmas Widang memiliki sekitar 36 karyawan. Sementara pelaku diduga memotong honor jasa pelayanan sebesar 40 persen, yang dimasukkan ke rekening pribadi. Adapun 60 persen pemotongan masuk kas puskesmas.

BACA JUGA: Polda Jatim Tangkap Bendahara Puskesmas Karangploso

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun dr Shinta Puspitasari tidak ditahan. Hal ini dikarenakan masalah pelayanan kesehatan di puskesmas yang kurang tenaga. “Jika ditahan akan menghambat pelayanan kesehatan,” ucap Barung.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan pelaku memotong Jaspel sesuai keinginan pelaku.

“Besarannya sesuai keinginannya, jadi penetapannya dia sendiri yang mengatur," bebernya. Yusep menambahkan saat ini pihaknya masih menyelidiki adanya keterlibatan orang lain. Namun dia menegaskan pihaknya tengah melakukan pendalaman.

BACA JUGA: Ini Pungli yang dilakukan ASN Puskesmas Trenggalek

Perwira dengan tiga melati itu mengatakan aksi yang dilakukan pelaku ini sudah berjalan selama empat bulan, dengan memotong honor dari staf atau karyawan. Dugaan sementara pelaku menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi.

Penangkapan ini dilakukan Polda Jatim pada Senin, 25 Maret 2019 sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu juga polisi mendapati pelaku sedang menarik uang karyawan yang mendapatkan Jaspel dari BPJS. Saat digeledah polisi menemukan beberapa barang bukti uang sebesar Rp 171 juta yang ditemukan di laci serta ATM milik pelaku.

Dengan perbuatan ini pelaku dijerat dengan pasal 12 huruf e dengan undang undang nomor 20 tahun 2002 tentang tindak pidana korupsi. "Ancaman hukumannya lima tahun penjara," ucap Yusep.

Baca Juga

loading...