Sabtu, 14 February 2026 06:20 UTC

Suasana cair terasa dalam dialog antara Kapolres Mojokerto dengan para pimpinan organisasi mahasiswa. Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto - Polres Mojokerto menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa. Sebab, mahasiswa dinilai polisi sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sekaligus sebagai kontrol sosial yang konstruktif.
"Harapan kami dengan komunikasi yang telah terjalin ini terus dirawat dan ditingkatkan demi mewujudkan Mojokerto yang aman, damai, dan harmonis," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata dalam dialog silaturahmi dengan kalangan organisasi mahasiswa di bumi Mojopahit pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Pertemuan tersebut melibatkan perwakilan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Kegiatan berlangsung di Cafe SSS di selatan Polsek Pacet, itu sengaja diinisiasi Andi dengan format santai. Tujuannya adalah untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan setara dengan kalangan mahasiswa.
"Kami berharap, pertemuan ini bisa menjadi ruang dialog antara kepolisian dan generasi muda dalam memperkuat kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Mojokerto," paparnya.
Andi hadir bersama jajaran pejabat utama, yakni Kapolsek Pacet, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, dan Kasat Reskrim. Delapan perwakilan mahasiswa mengikuti diskusi dan membahas berbagai isu strategis, mulai dari kondisi kamtibmas, dinamika sosial di tengah masyarakat, hingga peran mahasiswa dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Para mahasiswa menyambut positif langkah Polres Mojokerto yang dinilai humanis dan terbuka terhadap aspirasi. Mereka mengapresiasi pendekatan dialogis yang dibangun Kapolres bersama jajaran.
Mahasiswa juga berharap forum komunikasi seperti ini dapat digelar secara rutin agar sinergi antara kepolisian dan organisasi kemahasiswaan semakin solid. Mereka menilai kolaborasi yang berkelanjutan akan memperkuat stabilitas daerah sekaligus menciptakan ruang partisipasi publik yang sehat.
Melalui dialog tersebut, Polres Mojokerto berupaya membangun kepercayaan publik serta mempererat kemitraan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Mojokerto.
