Kemenperin Pacu Produktivitas Perkebunan Kakao Melalui Industri 4.0

David Priyasidharta

Sabtu, 4 Mei 2019 - 09:29

JATIMNET.COM, Jakarta - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian Ngakan Timur Antara mengatakan momentum revolusi industri 4.0 bisa dimanfaatkan sektor perkebunan di Indonesia untuk memacu produktivitasnya.  

Ngakan mencontohkan industri kakao. Salah satu sektor hasil perkebunaan ini memiliki potensi pertumbuhan yang besar di Indonesia karena didukung oleh sumber daya pertanian yang berlimpah dan permintaan domestik yang besar.

Menurut data BPS, sepanjang tahun 2018, nilai ekspor lemak dan minyak kakao mencapai USD 824,05 juta.

BACA JUGA: Kopi Indonesia Bukukan Potensi Transaksi Ratusan Miliar di Boston

“Indonesia telah menjadi penyuplai bahan baku kakao terbesar ketiga di dunia. Diharapkan, di masa depan, Indonesia bisa menjadi negara unggulan eksportir barang jadi produk kakao, bukan lagi eksportir bahan baku,” paparnya dalam siaran pers yang diterima Jatimnet.com, Jumat 3 Mei 2019.

Guna lebih memacu daya saing produk sektor hasil perkebunan, menurut Ngakan, pihaknya telah mendorong pelaku industrinya untuk memanfaatkan teknologi terbaru dalam proses produksinya.

“Dengan memanfaatkan teknologi terbaru khususnya yang mengarah ke industri 4.0, efisiensi dan produktivitas perusahaan akan meningkat sehingga dapat pula mendongkrak profit perusahaan dan pendapatan pekerja,” tegasnya.

BACA JUGA: Produktivitas Pohon Kakao PTPN XII Meningkat

Sejak tahun 2018, dalam upaya menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung industri 4.0, telah dilakukan kegiatan penelitian dan perekayasan di beberapa unit di bawah BPPI sebagai proyek percontohan.

Misalnya, litbang industri pengolahan kakao berbasis industri 4.0 oleh Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP) di Makassar.

Selanjutnya, memperbarui proses Modified cassava flour (Mocaf) berbasis industri 4.0 oleh Balai Besar Industri Agro (BBIA) di Bogor serta penerapan Internet of Things (IoT) untuk Melted Aluminium Thermographic Inspection dan Paper Glass Inspection oleh Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) di Bandung.

Baca Juga

loading...