JATIMNET.COM, Surabaya – Kematian saksi kunci kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM), dr Bagoes Soecipto menyulitkan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur untuk menetapkan tersangka baru.

Penyidik mengaku kekurangan alat bukti sebagai dasar menetapkan tersangka baru dalam kasus ini. Sebab, tidak bisa cek silang keterangan yang diperoleh dengan saksi kunci karena sudah meninggal.

Kepala Kejati Jatim Sunarta mengatakan, kematian dr Bagoes memiliki dampak tersendiri bagi Kejati Jatim. Hasil Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dirasa belum cukup kuat sebagai dasar untuk menjerat tersangka.

"Apa yang kami minta itu tidak terlihat di dalam daftar PPATK yang kami dapatkan," kata Sunarta, Sabtu 12 Januari 2019.

Penyidik merasa kesulitan untuk menjerat tersangka korupsi yang terbesar ini karena tidak kuatnya pernyataan dr Bagoes sebelumnya dengan hasil PPATK. "Masih akan kami panggil saksi-saksi lainnya," jelas Sunarta.

Sunarta mengatakan setelah penyidik mendapatkan hasil PPATK, saksi kunci dr Bagoes tewas di dalam Lapas Klas 1 Surabaya yang ada di Porong, Sidoarjo. "Kami kesulitan untuk menyinkronkan keterangan saksi kunci dengan hasil PPATK ini," katanya.

Menurutnya, dari hasil yang diperoleh dari PPATK, pelaku banyak membagikan uang hasil korupsi secara langsung atau cash sehingga sulit untuk mengungkapnya.

BACA JUGA: Penyebab Kematian Saksi Kunci Korupsi P2SEM Masih Misteri

Pria asal Jawa Barat ini menyatakan, penyidik akan berusaha mencari alat bukti penguat untuk menjerat tersangka. Namun Kejati Jatim tidak akan terlalu memaksakan untuk menetapkan tersangka.

"Jika memang ada kami pasti akan menetapkan tersangka, sedangkan kalau tidak ini tidak bisa kami paksakan karena tidak baik menzalimi seseorang," jelas Sunarta.

Mega korupsi P2SEM mencuat di media massa sejak satu dekade lalu. Kejaksaan Jawa Timur mulai mengusut kasus ini pada 2009. Sejumlah nama petinggi pemerintahan provinsi terseret, di antaranya mendiang mantan Ketua DPRD Jatim Fathorrasjid.

BACA JUGA: Kejaksaan Jatim Siap Buka-Bukaan Kasus P2SEM

Toh kasus ini tak tuntas. Sejumlah nama lain diperkirakan terlibat tapi tak pernah terungkap gamblang.

Proses pengusutan kembali dibuka setelah saksi kunci dokter Bagoes ditangkap di Malaysia pada 2017. Ia pun dibui dan ditemukan meninggal di balik terali besi tanpa penyebab pasti pada Desember 2018.