Kemarau Membawa Berkah Bagi Perajin Bata di Probolinggo

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:21

JATIMNET.COM, Probolinggo – Musim kemarau yang berlangsung hingga Agustus 2019 memberi berkah bagi perajin batu bata di Kabupaten Probolinggo.

Teriknya sinar matahari menyebabkan produksi batu bata meningkat dua kali lipat dibanding hari biasanya.

Naiknya produksi batu bata juga diikuti dengan banyaknya pesanan.

Seperti dirasakan Fathul Munir pengrajin batu bata yang berlokasi di Desa Alas Tengah, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, produksi batu bata naik hingga 100 persen.

BACA JUGA: Jemaah Aboge Probolinggo Baru Merayakan Idul Adha Hari Ini

“Semakin banyak Mas pembuatan batu batanya, ya karena sering panas cuacanya sekarang,”ujar Munir kepada Jatimnet, Rabu 14 Agustus 2019.

Jika sebelumnya ia hanya mampu memproduksi batu bata sebanyak 1.000 biji, selama musim kemarau ia mampu membuat hingga 2.500 perhari.

Selain itu, menurut Munir permintaan batu bata turut mengalami peningkatan. Umumnya kata Munir, permintaan banyak datang dari usaha perumahan.

Sementara untuk harga, Munir menyebut, tiap seribu biji batu merah dijual Rp 300 ribu. Selama sebulan Munir mengaku bisa meraup omzet hingga Rp 12 Juta.

BACA JUGA: Perbanyak Literasi, Sejumlah Perguruan Tinggi Malang Gelar Lapak Baca

Jumlah tersebut naik dua kali lipat dibanding sebelum kemarau dengan omzet Rp 6 juta per bulan.

Senada disampaikan Ramli, perajin batu bata lainnya. Menurutnya dengan teriknya sinar matahari saat ini membuat proses pengeringan batu bata menjadi lebih cepat. Dengan begitu, produksi batu bata pun menjadi lebih banyak dibanding sebelum kemarau.

“Sekitar 800 hingga seribu biji batu bata bisa dibuat kalo sekarang, selain itu pesanan juga banyak Pak. Biasanya pembeli batu bata langsung datang ke lokasi, kalo pas momen kemarau saat ini,”jelasnya.

Menurutnya, produksi batu bata akan menurun jika memasuki musim penghujan. Terik sinar matahari yang berlangsung singkat membuat proses pengeringan batu bata memakan waktu lama, dengan kemampuan produksi sekitar 100 biji batu bata perhari.

Baca Juga

loading...