Kejati Jatim Minta Berkas Kasus Jalan Raya Gubeng Dilengkapi

Rochman Arief

Senin, 1 April 2019 - 09:39

JATIMNET.COM, Surabaya – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengembalikan berkas kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng ke Polda Jatim. Kejaksaan menilai ada beberapa hal yang menjadi kekurangan dalam berkas tersebut, termasuk mens rea atau niat sesorang melakukan kejahatan.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Sunarta mengatakan berkas kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng itu dinyatakan belum sempurna oleh jaksa peneliti. Ada beberapa kekurangan dalam berkas tersebut salah satunya mens rea.

“Kami kembalikan ke penyidik Polda Jatim untuk dilengkapi kekurangannya. Tapi jaksa sudah memberikan memo (catatan), apa saja kekurangannya dan harus dilengkapi,” kata Sunarta, Senin, 1 April 2019.

BACA JUGA: Kejati Jatim Pelototi Berkas Kasus Amblesnya Jalan Gubeng

Dalam berkas kasus itu dibagi dua. Berkas pertama tercantum nama enam tersangka yang sudah ditetapkan oleh Polda Jatim. Enam tersangka antara lain RH (Projek Manager PT Saputra Karya), AP (Site Manager PT NKE), BS (Dirut PT NKE), RW (Manager PT NKE), LAH (Engineering SPV PT Saputra Karya), dan AK (Site Manager PT Saputra Karya).

Dalam berkas tersebut pasal yang disangkakan berbeda-beda. Itu sama dengan berkas pertama penyidik yang menetapkan tiga tersangka dengan pasal 192 ke-2 KUHP atau pasal 63 ayat (1) uu no. 38 tahun 2004 tentang jalan. Sedangkan dalam berkas kedua ada pasal tambahan seperti pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang turut serta.

BACA JUGA: Kasus Jalan Gubeng Ambles, Polda Jatim Periksa Anak Risma

“Betul pasal yang dikenakan dalam berkas kedua itu ada tambahannya,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Jalan Raya Gubeng, Surabaya, tepatnya di sekitar gedung RS Siloam ambles sedalam kurang lebih 10 meter Selasa, 18 Desember 2018. Amblesnya jalan itu menyisakan lubang menganga dengan panjang kurang lebih 30 meter, dan lebar kurang lebih 15 meter.

Baca Juga

loading...