Kasus Ujaran Kebencian

Kejari Surabaya Fokus Pembuatan Surat Dakwaan Gus Nur

M. Khaesar Januar Utomo

Minggu, 17 Maret 2019 - 17:03

JATIMNET.COM, Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya meneliti berkas kasus ujaran kebencian yang menjerat Sugi Nur Raharja alias Gus Nur. Pemeriksaan surat dakwaan tersebut juga diteliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim hingga Kejaksaan Agung (Kejagung) agar tidak salah dalam pembuatan surat dakwaan.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya, Didik Adyotomo mengatakan Kejaksaan masih meneliti berkas untuk mengantisipasi kesalahan pembuatan surat dakwaan tersebut. “Kami fokus pada pembuatan berkas surat dakwaan saja,” kata Didik, Minggu, 17 Maret 2019.

Dia menambahkan dilibatkannya jaksa dari Kejati Jatim hingga Kejagung guna meminimalisir adanya kesalahan surat dakwaan, sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

BACA JUGA: Berkas Gus Nur Masih Dipelajari Kejari

Didik mengatakan belum mengetahui kapan berkas tersebut dilimpahkan ke PN Surabaya. "Jika semua berkas sudah lengkap, segera kami limpahkan ke PN untuk proses sidang," jelasnya.

Kejaksaan mengaku memang belum menahan tersangka atas dugaan ujaran kebencian tersebut. Masalahnya pihak kejaksaan mengutamakan meneliti surat dakwaan sebelum menahan tersangka.

BACA JUGA: Diduga Lakukan Ujaran Kebencian, Arifin Jalani Sidang Perdana

Kasus ini bermula dari Sugi Nur Raharja alias Gus Nur yang dilaporkan ke Polda Jatim karena diduga telah menghina Nahdhatul Ulama (NU). Pendakwah asal Palu, Sulawesi Tengah itu diduga telah menghina NU dan Banser melalui video berdurasi 26 detik yang diunggah di media sosial.

Perbuatannya itu membuat Gus Nur dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga

loading...