Jumat, 11 September 2026 10:10 UTC

Polisi akhirnya menetapkan Yusuf sebagai tersangka kasus kecelakaan beruntun di Manyar Pumpungan Surabaya, Rabu, 9 September 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Satlantas Polrestabes Surabaya menetapkan Yusuf (52) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Menur Pumpungan, Surabaya, Rabu, 9 September 2026.
Kecelakaan tersebut melibatkan belasan kendaraan dan menyebabkan lima orang mengalami luka. Hingga Kamis, 10 September 2026, kelima korban masih menjalani perawatan di RS Haji Sukolilo Surabaya.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Sulthon Nasrudin Assidiqie membenarkan penetapan Yusuf sebagai tersangka. Polisi menjerat pengemudi Toyota Alphard tersebut dengan Pasal 310 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).
"Sudah (tersangka)," kata Sulthon, Jumat, 11 September 2026.
BACA: Lima Korban Kecelakaan Beruntun Alphard di Surabaya Masih Dirawat
Berdasarkan data terbaru kepolisian, kecelakaan itu melibatkan satu unit Toyota Alphard bernomor polisi N 1882 ACI, sekitar empat mobil, dan 11 sepeda motor.
Belasan kendaraan tersebut mengalami kerusakan setelah terlibat dalam rangkaian kecelakaan. Petugas kemudian mengevakuasi lima korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah kejadian, polisi mengamankan Yusuf selaku pengemudi Alphard untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik memeriksa keterangannya guna mengungkap penyebab dan rangkaian kecelakaan tersebut.
Dalam pemeriksaan awal, Yusuf mengaku kecelakaan bermula ketika dirinya berhenti di tengah kemacetan. Saat itu, lampu lalu lintas juga sedang berwarna merah.
Yusuf mengaku sempat tertidur atau kehilangan kesadaran karena mengantuk saat berada di dalam mobil. Ia menyebut kondisi tersebut terjadi setelah dirinya mengonsumsi obat.
“Itu kan macet (lampu merah), saya berhenti, ngantuk ketiduran gitu ya terus didokdok (diketuk kaca mobilnya), keliru nginjek gas saya. Gak sadar saya,” kata Yusuf.
BACA: Alphard Hantam 13 Kendaraan di Surabaya, Lima Orang Luka
Yusuf juga mengakui dirinya merasa mengantuk setelah mengonsumsi obat sebelum berkendara.
“Iya, ngantuk habis minum obat saya,” imbuhnya.
Polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk memastikan kondisi Yusuf saat mengemudikan kendaraan. Penyidik juga menelusuri rangkaian peristiwa sebelum Toyota Alphard itu bergerak hingga akhirnya menabrak kendaraan lain.
Selain kondisi pengemudi, polisi masih menyelidiki faktor lain yang berkaitan dengan kecelakaan. Pendalaman dilakukan untuk memastikan penyebab Alphard terlibat dalam kecelakaan beruntun yang mengakibatkan lima orang mengalami luka.
Sementara itu, kelima korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi juga melanjutkan proses penyelidikan terhadap kasus kecelakaan beruntun tersebut.
