Kampus Berpolitik Praktis Bakal Disanksi

Hari Istiawan

Senin, 17 September 2018 - 16:09

JATIMNET.COM, Malang – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir bakal memberi sanksi tegas kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terbukti melakukan aktivitas politik praktis di dalam kampus. Demikian juga untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) akan ditegur melalui Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis).

Tak hanya itu, Nasir juga mengingatkan para mahasiswa yang ada di seluruh Indonesia tidak melakukan aktivitas politik praktis di dalam lingkungan universitas atau perguruan tinggi.

“Politik itu adanya di luar kampus. Kalau mereka ingin berpolitik, silahkan keluar kampus. Kampus harus bebas dari praktik-praktik politik,” ujar Nasir, seeprti dikuti Antara, Senin, 17 September 2018.

Nasir menambahkan, mahasiswa yang ingin melakukan protes terhadap kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak sesuai, diharapkan bisa berfikir lebih jernih dalam melihat suatu permasalahan. Menurutnya, para mahasiswa memang harus turut serta dalam memikirkan masalah yang dihadapi negara, serta membantu mencari jalan keluarnya.

Namun, aksi-aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut hendaknya harus dilakukan secara hati-hati, supaya tidak disusupi oleh kepentingan politik praktis.

“Mahasiswa harus berfikir lebih jernih, saya senang mahasiswa berfikir masalah kebangsaan. Tapi, jangan sampai mahasiswa ditunggangi oleh kepentingan politik,” kata Nasir.

Baca Juga

loading...