KA Malioboro Malang-Yogyakarta Tabrak Truk Muatan Pasir di Tulungagung

Hari Istiawan

Senin, 6 Mei 2019 - 22:45

JATIMNET.COM, Tulungagung - Kereta api ekspres Malioboro tujuan Malang-Yogyakarta menabrak truk muatan pasir di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Senin 6 Mei 2019 sekitar pukul 10.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sopir truk bernama Sukadi (55) mengalami luka cukup parah di bagian kepala serta luka di lengan tangan kiri.

"Sopir truk menyeberang perlintasan tanpa memperhatikan keselamatan," kata Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Sumaji menjelaskan kronologi kejadian, Senin 6 Mei 2019.

BACA JUGA: KAI Madiun Ingatkan Penerobos Palang Pintu KA Bisa Didenda

Dari keterangan saksi, sebelum insiden terjadi relawan lalu lintas yang berjaga di perlintasan KA Desa Gilang sudah memberi aba-aba agar truk nopol AG 8641 RF yang dikendarai Sukadi berhenti dulu.

Hal itu dikarenakan pada saat bersamaan meluncur dengan kecepatan tinggi kereta api Malioboro Expressen dari arah timur (Blitar) ke barat (Tulungagung).

Akan tetapi Sukadi rupanya tak menghiraukannya dan mengira kereta masih jauh sehingga tetap menyeberang.

BACA JUGA: Indonesia-Cina Sepakati Kerja Sama Riset Kereta Api Cepat

Akibatnya, baru dua pertiga badan truk melintas, kereta api cepat Malioboro Express semakin dekat dan lokomotif menabrak bak truk yang bermuatan pasir.

Badan truk bagian belakang rusak berat. Alat peringatan dini di samping perlintasan KA juga rusak akibat tertimpa badan truk yang terdorong keras moncong kereta.

"Untuk rangkaian kereta Malioboro express kemudian kami lakukan pemeriksaan guna memastikan kelaikan jalannya di Stasiun Ngunut. Perjalanan (KA) sudah normal lagi," kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko.

BACA JUGA: Daop 9 Sediakan 4.240 Seat Arus Balik Lebaran

Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar berhati-hati saat menyeberang perlintasan kereta berpalang maupun tidak berpalang pintu.

Selain mengurangi kecepatan, kata Ixfan, warga/pengendara diminta memperhatikan rambu lalu lintas serta petunjuk/aba-aba petugas maupun relawan yang berjaga di perlintasan KA.(ant)

Baca Juga

loading...