Jumat, 31 March 2023 05:00 UTC

Jelang Hari Raya Idul Fitri 2023, TPID dan Satgas Pangan Jombang saat melakukan sidak di toko modern. Diskominfo Kabupaten Jombang
JATIMNET.COM, Jombang - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan Kabupaten Jombang, pada Jumat 31 Maret 2023 melakukan pemantauan ketersediaan produk pangan dan minuman serta keamanan layak konsumsinya di beberapa toko modern.
Tim yang terdiri dari gabungan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Jombang mulai dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika.
Serta dari Bagian Perekonomian Setdakab Jombang, Polres Jombang, dan Kodim 0814 setelah berkumpul di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang langsung menuju ke 4 titik pantau pertokoan modern yang banyak dikunjungi masyarakat.
Diantaranya yang pertama ke Alfamart di Mayjend Sungkono, Tunggorono yang satu jalur dengan pusat perbelanjaan Bravo Jombang. Kemudian menuju ke BBJ (Borobudur Jombang) dan terakhir melakukan monitoring ke Superindo Linggajati di Jl. KH. Wahid Hasyim Jombang.
Baca Juga: Nama Wabup, Sekdakab, dan Ketua MUI Jombang Dicatut Melakukan Penipuan
Tim langsung memeriksa fisik barang dan tanggal kedaluwarsa, utamanya makanan minuman yang banyak diburu masyarakat pada bulan Ramadhan dan jelang Lebaran.
Tim TPID dan Satgas Pangan Kabupaten Jombang juga sempat berdialog dengan manajer swalayan/ pengelola toko terkait ketersediaan pangan, termasuk makanan minuman hingga lebaran dan pasca lebaran. Sesekali nampak tim juga memberikan saran masukan kepada pemilik/pengelola toko.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang Drs. Suwignyo menjelaskan Tim TPID melakukan pemantauan saat ini untuk memastikan di jelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 2023 ini bahwa ketersedian bahan pangan serta keamanan barang yang dijual masyarakat tidak ada yang kadaluarsa atau cacata produk.
"Kami lihat hampir 95% yang kami monitor, produk maminnya aman, ketersediaan pangan juga aman hingga lebaran. Meskipun tadi ada temuan yang kalengnya agak penyok sedikit, kita minta untuk disisihkan, jangan dijual," kata Suwignyo.
Baca Juga: Pemkab Jombang Serahkan LKPD Unaudited Tahun Anggaran 2022 ke BPK
Suwignyo menilai dari pihak pengelola toko juga sudah berupaya maksimal untuk lebih selektif memeriksa barang barangnya sebelum dijual ke konsumen. Mereka telah melakukan cek masa kadaluarsa barang secara berkala.
"Saya sangat terima kasih kepada para pengelola toko yang proaktif dan berupaya maksimal turut saling menjaga keamanan Mamin di masyarakat atau konsumen. Harapannya sampai kapanpun barang-barang yang dijual tidak ada barang-barang yang kadaluarsa," ujarnya.
Suwignyo juga mengingatkan agar para pelaku usaha juga memperhatikan ijin PIRT. "Untuk Ijin PIRT adalah ijin makanan olahan, kalau bukan makanan olahan ya bukan PIRT ijinnya", tuturnya ketika sempat menemukan barang yang disinyalir keliru didalam peletakan labelnya.
Tim TPID dan Satgas Pangan sudah mengingatkan agar produk ditarik dulu sebelum mengganti dengan label yang baru sesuai dengan izinnya.
"Insyaallah dari hasil monitoring ini tadi secara keseluruhan Kabupaten Jombang aman. Saran saya kepada konsumen, juga tetap menjaga diri masing-masing artinya ketika membeli produk dilihat dulu expirednya. Monggo kita bersama-sama untuk selalu waspada, menjaga diri kita agar makanan yang masuk ke tubuh kita adalah makanan yang sehat tidak kedaluarsa, atau layak konsumsi", pungkas Suwignyo.
Reporter: Sarep
