Jatim Dorong Peningkatan Nilai Perdagangan ke Kawasan Amerika Latin

Baehaqi Almutoif

Rabu, 10 April 2019 - 18:07

JATIMNET.COM, Surabaya - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong para pengusaha di Jatim agar bisa meningkatkan perdagangan dengan negara-negara di Latin America And Caribbia (LATAMCAR).

"Nilai ekspor Indonesia ke negara-negara maju hanya sedikit dan semakin menurun setiap tahunnya, sehingga Indonesia harus mulai mencoba mencari dan membuka pasar baru," ujar Emil dalam rangka Indonesia LATAMCAR Business Forum 2019 di Hotel JW. Marriot, Surabaya Rabu 10 April 2019.

Menurut mantan Bupati Trenggalek itu, perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan kawasan Amerika latin dan Caribia masih kecil.

BACA JUGA: Disperindag Jawa Timur Fokus Fasilitasi Bahan Baku Batik

Menurut catatannya, nilai perdagangannya sebesar USD 7,42 milliar atau hanya 0,03 persen dari total perdagangan dibanding dengan keseluruhan yang mencapai USD 1,98 triliun pada tahun 2017.

Padahal kawasan LATAMCAR memiliki pasar potensial karena berpenduduk 633 juta jiwa dengan produk domestik bruto (GDP) sebesar US$ 5,97 triliun.

"Kawasan tersebut merupakan salah satu pasar non tradisional yang potensial, sehingga perlu kita garap dengan sungguh-sungguh dan harus dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan," bebernya.

Pemprov, lanjut Emil, telah siap memberikan fasilitas mulai dari intervensi kebijakan, mengikutkan pengusaha-pengusaha dalam berbagai pameran di dunia, dan mengundang para pengusaha dari luar negeri untuk pertemuan bisnis di Jatim.

BACA JUGA: Delapan Kota Berkontribusi Terhadap PDRB Jatim

Berdasarkan data, produk strategis yang bisa diekspor ke LATAMCAR diantaranya makanan dan minuman, produk kelapa, seafood, serta produk furnitur.

Menurut Emil. komoditas itu bisa menjadi potensi yang dapat terus dikembangkan. Hal ini mengingat besarnya industri kecil di Jawa Timur bergerak di bidang makanan dan minuman, dan memiliki pengusaha mebel yang berkelas ekspor.

​"Perdagangan denga Karibia menjadi prioritas bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ekspor," tandasnya.

 

Baca Juga

loading...